Jadwal Bola Malam Ini, Ada Manchester City vs Arsenal dan Juventus vs Napoli Cek Disini Selengkapnya

adwal Bola Malam Ini, ada laga big match Liga Inggris, antara Manchester City vs Arsenal dan final Coppa Italia Juventus vs Napoli

Editor: adi kurniawan
istimewa
Juventus Vs AC Milan dalam leg kedua Coppa Italia. 

SRIPOKU.COM -- Malam ini akan digelar beberapa pertandingan big match sepak bola.

Simak Jadwal Bola Malam Ini, disela-sela berita ini.

Berdasarkan Jadwal Bola Malam Ini, ada laga big match Liga Inggris, antara Manchester City yang akan menjamu Arsenal di Etihad Stadium.

Selain itu laga Aston Villa vs Sehffield United yang akan sangat penting bagi tuan rumah untuk bertahan di divisi tertinggi.

Di Liga Spanyol ada laga Osasuna menghadapi Atletico Madrid yang sangat krusial bagi tim tamu untuk meraih tempat Liga Champions.

Pertandingan tersebut akan disiarkan di Mola TV, beIN Sports 1.

Pemain Juventus rayakan kemenangan 2-1 atas AS Roma
Pemain Juventus rayakan kemenangan 2-1 atas AS Roma (twitterjuventus)

Final Coppa Italia antara Napoli kontra Juventus akan menjadi duel sarat emosi bagi Maurizio Sarri.

Laga final Coppa Italia bertajuk Grande Partita (big match) antara Napoli vs Juventus akan berlangsung di Stadion Sao Paolo, Kamis (18/6/2020) dini hari WIB.

Bagi Napoli, nama Maurizio Sarri yang musim ini menjadi pelatih Juventus bukan sosok yang asing.

Allenatore (pelatih) asal Italia itu pernah menjadi juru taktik Napoli sekaligus memiliki rekam jejak yang terbilang mentereng.

Setelah mampu membawa Empoli finis sebagai runner-up Serie B, Sarri bergabung ke Napoli.

Tepatnya di tahun 2015, ia resmi menukangi tim yang berasal dari kota Naples tersebut.

Di bawah Sarri, Napoli memang terlihat seperti tim planet lain.

Perdebatan Cristiano Ronaldo dan pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dalam laga pramusim di Singapura pada Minggu (21/7/2019).
Perdebatan Cristiano Ronaldo dan pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dalam laga pramusim di Singapura pada Minggu (21/7/2019). (TWITTER.COM/STORM_D_REX)

Saat kebanyakan tim Italia masih menyembah dogma bahwa bermain bertahan adalah kunci kemenangan Napoli berontak, mereka memilih untuk bermain menyerang.

Saat tim-tim di Italia bermain dengan garis pertahanan rendah, Sarri justru membuat garis pertahanannya berada 40 meter di depan gawangnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved