Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj Minta Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi Jaga Sumsel Tetap Aman

“Saya minta Nahdlatul Ulama di Sumsel berkontribusi pada perdamaian, rasa aman dan tenteram serta kemajuan,” kata Said Aqil Siroj.

HANDOUT
Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA (kanan) dan KH Amiruddin Nahrawi alias Cak Amir 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA minta Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi atau akrab dipanggil Cak Amir, menjaga Provinsi Sumatera Selatan tetap damai.

Permintaan Said Aqil Siroj itu disampaikan kepada Cak Amir dalam acara halal bihalal di Jakarta, pekan lalu.

Said Aqil Siroj menyebut Nahdlatul Ulama memiliki prinsip moderat, tawasut, toleran dan tasawuf.

“Saya minta Nahdlatul Ulama di Sumsel berkontribusi pada perdamaian, rasa aman dan tenteram serta kemajuan,” kata Said Aqil Siroj.

PSBB Kota Palembang Dinilai Terlambat, Pemerintah Dapat Bentuk Small System, Begini Konsepnya

Menyongsong New Normal, Melalui Program Grebek Masjid, 13 Ribu Masjid di Sumsel Akan Dibersihkan

Bertambah 25 Kasus Positif Covid-19 Kini Menjadi 1.129, Kasus Sembuh Bertambah 27 Orang

Pada kesempatan itu Cak Amir mengungkapkan PWNU di bawah kepengurusannya (2020-2025) juga aktif berperan melawan Covid-19 antara lain dengan memberikan bantuan pangan kepada para ulama NU, anak panti asuhan dan pondok pesantren, serta warga Nahdliyin yang terkena dampak Covid-19.

Selain itu, lanjut Cak Amir, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat memberi bantuan kepada PWNU Sumsel antara lain Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex, Bupati Banyuasin Askolani Jasi, tokoh pengusaha Kemas H Abdul Halim H Ali serta Yanto.

“Pak Haji Halim memberi hibah tanah 350 hektar untuk pondok pesantren Nahdlatul Ulama dan Pak Yanto pengusaha asal Jatim juga memberikan hibah tanah seluas 125 hektar untuk PWNU Sumsel,” jelas Cak Amir.

Mengetahui para pejabat dan tokoh pengusaha memberi bantuan kepada PWNU Sumsel, Prof Said Aqil langsung kirim salam.

“Terima kasih kepada para pejabat dan pengusaha Sumsel yang sudah memberikan bantuan kepada PWNU Sumsel,” katanya.

Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan Juni, Login www.pln.co.id atau WA ke 08122123123

Persiapan New Normal, Sektor Wisata di Musirawas Mulai Berbenah dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Secara terpisah ketika ditanya tentang virus corona, Cak Amir mengimbau masyarakat tidak panik.

“Dengan membaca Al Quran Insya Allah bisa menjadi obat, misalnya membaca surah Al Ikhlas. Itu bisa menjadi obat. Kita NU waspada, tapi tidak boleh panik,” jelas Cak Amir yang asli Madura, Jawa Timur ini.

Cak Amir yang sudah berdomisili di Sumsel tahun 1990 an saat ini menjadi sosok yang familiar.

Selain itu Stafsus Gubernur Sumsel bidang keagamaan ini juga bisa merangkul berbagai lapisan masyarakat untuk masuk dalam kepengurusan PWNU Sumsel.

“Keberagaman akan membawa PWNU lebih baik dalam berkontrbusi untuk Sumatera Selatan,” ujarnya. (Sumber: Berita Pagi)

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved