Breaking News

Bermodal Louhan Pemberian Teman, Pria di Palembang Ini Sukses Jadi Peternak, Masa Covid-19?

Berawal dari pemberian anakan louhan jenis cencu dari seorang temannya, hobi memelihara salah satu jenis ikan hias tersebut masih digeluti Ali.

Penulis: Aminudin | Editor: Refly Permana
dok.pribadi
Ali yang kini masih menggeluti profesi peternak ikan louhan di Palembang. 

Misalnya detail apa saja yang bisa membuat ikan louhan tersebut cepat berkembang (ph air, ukuran aquarium, pakan yang baik, peralatan yang efisien, dan sebagainya)," jelas Ali.

Dikabarkan Sudah Dihubungi Pelatih Manchester City, Pemain AC Milan Ini Ditawar Rp 789 Miliar

Di awal tidak pernah berfikir soal untung dan rugi, karena namanya hobi, terkadang kita mengeluarkan budget lebih demi memaksimalkn peliharaan juga hitungannya.

Menurutnya, itu bukan kerugian karena terbayar ketika ikan tersebut bagus dan bernilai tinggi dan bisa mengikuti kontes demi mendapatkan gelar juara.

"Saya sekarang breeder (pembiak ikan). Jadi di farm sendiri punya stock burayak (anakan) louhan yang terus berproduksi.

Namun kadangkala tingginya permintaan, khususnya di masa lockdown seperti sekarang, membuat kami juga menyalurkan ikan hasil ternakan kawan-kawan breeder Palembang, yang berkualitas karena kehabisan stock," kata Ali.

Saat ini, beber Ali, dirinya memiliki kurang lebih 100 aquarium berbagai ukuran.

Ada aquarium untuk mengawinkan ikan, aquarium penampung burayak, juga aquarium sekatan dan aquarium display ikan yang akan dijual.

"Kalau keuntungan itu naik turun antara 1-6 juta per bulan dari penjualan pakan yang saya produksi atau ikan ternakan dan peralatan- peralatan pemeliharaan.

Pemasaran kami lakukan melalui media sosial yang jangkauannya hingga ke man canegara dan langsung di galeri untuk pembeli lokalny," terang Ali.

Menjangkau seluruh Indonesia, bahkan mancanegara, namun situasi pandemi saat ini membatasi beberapa pengiriman ke beberapa daerah dan negara.

Rata-rata, di galeri SELOP PALEMBANG (Serikat Ekonomi Louhan Palembang) fokus kepada penjualan louhan jenis cencu dan kamfa hasil pembiakan ter baik indukan-indukan ikan louhan dari para breeder asli Palembang.

Tujuannya supaya kota kita ini bisa lebih dikenal oleh para penghobby ikan louhan se Indonesia dan mancanegara.

Terkait pemasaran online tidak ada ken dala yang berarti. Namun kadang-kadang masih ada saja pembeli yang sekedar bertanya, bahkan ada juga yang sudah deal dan ok, namun menghilang tanpa jejak.

Tak Belatih Selama 2 Bulan, APPSI Meminta PSSI Beri Waktu Untuk Pulihkan Pemain

Menjawab pertanyaan, Ali mengatakan dua-duanya bisa dilakukan. Datang ke lokasi atau gosend.

"Namun saat pandemi seperti ini rata-rata pembeli yang sudah berlangganan biasanya minta dikirim lewat ojek online, meski untuk pelanggan baru kami cenderung menyarankan untuk memantau langsung ke lokasi supaya lebih puas," saran Ali.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved