Breaking News:

Orang Miskin Baru Dampak Covid-19 Akan Dapat Bantuan, Jatah 50 KK Setiap Kelurahan, Apa Kategorinya?

Data tersebut berasal dari Kementrian Sosial, untuk memberikan bantuan seperti bantuan pangan non tunai

Editor: Fadhila Rahma
Istimewa
Berikut Obat Ampuh Penawar Virus Corona, 3 Diantaranya Mudah Didapatkan Tapi Miliki Efek Bahaya 

SRIPOKU.COM - Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) sebanyak 90.752 keluarga penerima manfaat (KPM) digunakan untuk menyalurkan semua bantuan sosial di Provinsi Bangka Belitung.

Data tersebut berasal dari Kementrian Sosial, untuk memberikan bantuan seperti bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan termasuk bantuan sembako tunai.

Aksi Penodongan di Jembatan Ampera Gagal, Pria di Palembang Diamuk Warga, Berikut Kronologinya

Update Kasus Covid-19 di Palembang, Ada Tambahan Kasus di Alang-alang Lebar, IT I, dan Kemuning

Pria di Palembang Ini Kubur Senpira Jenis Revolver di Halaman Rumahnya, Ternyata Ini Alasannya!

Melemah, Berikut Nilai Tukar Rupiah Hari Kamis 4 Juni 2020 di 5 Bank Besar

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemprov Babel, Rusli, mengatakan, data tersebut merupakan data terpadu kesejahteraan sosial, dari Kementrian Sosial untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dari semua program pemerintah.

"Sebanyak 90.752 KPM merupakan gabungan mereka yang menerima bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan dan termasuk bantuan sembako tunai, dari Kementrian Sosial, "jelas Rusli kepada wartawan, Kamis (4/6/2020).

Sementara untuk kategori orang miskin baru yang terdampak Covid-19, Rusli mengatakan pihaknya belum mendapatkan datanya.

Karena data tersebut kata Rusli berada di masing-masing Kabupatem/Kota dan Pemerintah Provinsi hanya merangkum semuanya.

"Untuk yang masuk kategori miskin yang terdampak Covid-19 adalah yang di PHK, dirumahkan dan lainya yang mereka tidak dapat bekerja karena terbatasnya akses dan lainya seperti buruh pelabuhan, bangunan dan kuli angkut karena mereka terputus aksesnya,"ujarnya.

Dia mengatakan orang miskin baru nantinya akan mendapatkan bantuan per 50 KK di setiap Kelurahan/Desa terdampak Covid-19, data dari kelurahan/desa tersebut lah yang diprediksi merupakan orang miskin baru (OMB) di Babel.

"Nanti prediksinya adalah desa di kelurahan yang 50 KK per kelurahan indikasikan orang miskin baru terdampak Covid, sementara data orang miskin baru terdampak covid mungkin ada di Kabupaten/Kota kalau di Pemerintah Provinsi nanti mengabungkan dari semua daerah,"ujarnya.

Selain pegawai buruh harian, pegawai PNS juga mengalami dampak dari Covid-19 ini, karena banyak kegiatan dan dinas luar yang tidak dilaksanakan sehingga PNS bertahan hanya dengan gaji untuk memenuhi kehidupan hari-harinya.

"Bisanya kita ada juga menghadiri undangan di Kementrian tetapi saat ini tidak ada akses, selain itu kegiatan juga banyak ada rasionalisasi anggaran untuk penanganan Covid-19, sehingga hanya makan gaji bulanan, karena dampak Covid ini terasa untuk semua lapisan,"ujarnya

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved