Petani Padi di Muratara Mulai Panen, Dinas Pertanian Perkiraan 7,018 Ton Tanaman Padi Per Hektare
Tujuannya untuk mengetahui perkiraan hasil panen pada tanaman padi milik para petani di Kabupaten Muratara.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Sejumlah petani padi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melaksanakan panen.
Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Muratara untuk melakukan ubinan padi, yakni metode atau cara menghitung produksi padi di sawah.
Tujuannya untuk mengetahui perkiraan hasil panen pada tanaman padi milik para petani di Kabupaten Muratara.
• Sering Jadi Korban Prank Raffi Ahmad, Tak Tahan Rafathar Curhat ke Nagita,Peluk Mba Lala Ngaku Kesal
Cara untuk mengetahui perkiraan hasil panen tanaman itu melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan hasil.
Dinas Pertanian mengambil sampel ubinan di beberapa sawah milik warga yang tengah panen.
Salah satunya di sawah milik Surya Darma di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya.
"Sawah di Karang Jaya sudah sebagian besar melaksanakan panen, jadi salah satu sampel yang diambil ya di sana," kata Kepala Dinas Pertanian Muratara, Suhardiman, Jumat (29/5/2020).
Dia membeberkan, ada tiga sampel yang diambil pihaknya dalam pelaksanaan pengambilan ubinan tersebut.
• Menguat, Berikut Nilai Tukar Rupiah Hari Jumat 29 Mei 2020 di 5 Bank
Sempel I diambil 3,775 kilogram gabah kering panen sama dengan 6,040 ton per hektare.
Sempel II diambil 4,955 kilogram gabah kering panen sama dengan 7,928 ton per hektare.
Sempel III diambil 4,430 kilogram gabah kering panen sama dengan 7,088 ton per hektare.
"Rata-rata ubinan dari tiga sampel itu adalah 4,386 kilogram gabah kering panen," kata Suhardiman.
Berdasarkan sampel hasil ubinan tersebut maka dapat diperkirakan produksi panen di Kabupaten Muratara rata-rata 7,018 ton GKP per hektare.
"Jadi rata-rata produksi tanaman padinya sebanyak 7,018 ton per hektare," jelas Suhardiman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ubinanpadimuratara.jpg)