Advetorial

BPPSDMP Kementan Ngobrol Bareng Sudjiwo Tedjo

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melakukan video konferensi (V-Kon) dengan seluruh unit satuan kerja (satker)

Dokumen SMK PP Negeri Sembawa
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melakukan video konferensi (V-Kon) dengan seluruh unit satuan kerja (satker) yang bernaung dibawah BPPSDMP. 

SRIPOKU.COM, BANYUASINBadan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melakukan video konferensi (V-Kon) dengan seluruh unit satuan kerja (satker) yang bernaung dibawah BPPSDMP.

Kepala BPPSDMP Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr membuka acara dengan kata-kata yang sangat sering sekali di dengar oleh seluruh satker BPPSDMP.

“Pertanian tidak boleh berhenti, kita harus tetap berproduksi untuk mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri”, begitu tutur beliau membuka V-Kon Kamis (28/05/2020).

Generasi Muda Pertanian Cakap, SMK PP Negeri Sembawa Gelar Ujian PKL on Cloud

 

Pengumuman Kelulusan Via Zoom, 208 Lulusan SMK PP Negeri Sembawa Siap jadi Generasi Muda Pertanian

Dengan bertemakan penguatan peran pendidikan dalam pembangunan pertanian di masa pandemi covid-19, BPPSDMP mengundang seorang Budayawan Indonesia yang cukup ternama dengan nama asli Agus Hadi Sudjiwo atau yang lebih dikenal Sudjiwo Tedjo.

Budayawan asal Jember ini menjadi narasumber sebagai referensi untuk menentukan langkah dunia pendidikan yang berada di Kementerian Pertanian.

Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Sembawa adalah salah satu satker BPPSDMP yang ada di Sumatera Selatan yang mengikuti V-Kon ini. Ir. Mattobi’I, M.P beserta beberapa karyawan SMK PP Negeri Sembawa mengikuti V-Kon melalui ruang Agriculture Operation Room (AOR) yang ada di Aula.

“Mas Djiwo kira-kira new normalnya bagaimana ?, ketika saat ini kita menghadapi sesuatu yang sempit ?” Tanya salah satu audience.
“Jadi menurut versi saya kondisi new normal yaitu kondisi dimana pertumbuhan atau penyebaran setiap harinya stabil di angka yang sama.

Kondisi new normal untuk seorang pekerja mungkin karena pendapatannya berkurang katakanlah 50% apakah performannya juga menjadi 50% ? ini yang harus kita pahami bersama” tutur Sudjiwo Tedjo.

Saya paling suka ketika Mas Djiwo berkata

“Menurut ajaran semar itu ada tadah, prada dan ora wegah. tadah itu tidak ada doa lain selain Alhamdulilah, jika pradah itu di bayar berapapun ketika komit dia all out, sedangkan ora wegah itu berarti tidak pilih-pilih serta tidak setengah-setengah” saya rasa ketiga sikap itu sangat cocok dilakukan saat berkerja” tutur Kepala SMK PP Negeri Sembawa.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved