Inilah 8 Tips Bekerja dari Rumah bagi yang Tak Punya Asisten Rumah Tangga
Bekerja sambil mengurus anak yang juga harus belajar di rumah, bisa jadi tantangan tersendiri. Belum lagi, kalau semua itu dilalui tanpa bantuan ART.
3. Menciptakan area kerja sendiri
Salah satu hambatan kerja dari rumah bersama anak adalah saat melihat ibunya, Si Kecil biasanya akan selalu mengikuti dan minta diperhatikan. Hal ini akan membuat Anda memberikan perhatian penuh, baik pada anak maupun pekerjaan.
Jadi jika memungkinkan, bekerjalah di ruang terpisah dari ruang main anak. Apabila di rumah tidak ada ruangan ekstra yang bisa digunakan untuk bekerja, Anda bisa menyulap area tertentu sebagai meja kerja selama WFH.
Dengan begitu, Anda akan lebih fokus bekerja saat waktunya bekerja dan lebih fokus pada Si Kecil saat waktunya bermain bersama anak.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
4. Buat anak tetap terhibur
Ingin tahu bagaimana caranya agar anak tidak terus menghampiri Anda ketika sedang bekerja? Buat ia terhibur saat sedang menghabiskan waktunya sendiri.
Misalnya, saat jam kerja, Anda menyiapkan movie time agar anak bisa lebih anteng sambil menonton film kesukaannya.
Selain itu, meski masih jam bekerja, Anda disarankan untuk tidak sepenuhnya cuek dengan kebutuhan anak. Sebab, ini justru akan membuat Si Kecil semakin ingin diperhatikan.
Beri ia sedikit waktu esktra untuk mendapatkan quality time bersama Anda. Selanjutnya, ia akan lebih tenang dan Anda pun bisa lebih fokus bekerja.
5. Menyiapkan diri untuk hadapi interupsi anak
Sudah sering kita mendengar kisah-kisah interupsi buah hati saat orangtua sedang online meeting dengan rekan kerjanya. Si Kecil bisa saja tiba-tiba masuk ke ruangan dan merengek ingin ditemani padahal Anda sedang mendiskusikan hal penting dengan rekan satu tim.
Meski rekan-rekan umumnya pasti maklum akan hal itu, Anda juga bisa membuat perjanjian tersendiri dengan anak untuk mengurangi interupsi. Misalnya, saat sedang tidak bisa diganggu, Anda menggunakan topi sebagai tanda.
Jadi, Anda bisa komunikasikan kepada Si Kecil dengan contoh “Nak, kalau Ibu sedang pakai topi, itu tandanya ibu sedang ada telepon penting, ya”. Anda juga bisa menggunakan tanda-tanda lain yang lebih sesuai dengan situasi keluarga di rumah.
6. Menyampaikan kondisi WFH Anda pada atasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kerja-dari-rumah1-kerja-dari-rumah.jpg)