Jalan Provinsi di Desa Ulak Dabuk-Remantai Empat Lawang Sudah Bisa Dilewati Meski Masih Becek

Jalan provinsi yang sebelumnya sempat tertimbun material longsor di perbatasan Desa Ulak Dabuk dengan Desa Remantai sudah bisa dilintasi.

handout
Jalan Provinsi di Desa Ulakdabuk dengan Desa Remantai becek berlumpur sisa material longsor yang sudah dibersihkan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Jalan provinsi yang sebelumnya sempat tertimbun material longsor di perbatasan Desa Ulak Dabuk dengan Desa Remantai pada Minggu (17/5/2020) lalu, sejak beberapa hari lalu kondisinya sudah bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda dua.

Hanya saja, bekas material lumpur masih tersisa di jalan, menyebabkan jalan di lokasi menjadi becek berlumpur, Sabtu (23/5/2020)

Salah seorang pengendara, Almutakin, mengatakan ia baru saja lewat di lokasi dimaksud, di lokasi saat ini ia masih terdapat lumpur sisa material yang gugur ke jalan.

Wasit Terkenal Liga Inggris Ini Tunjukkan Rasa Sukanya Terhadap Klub Yang Didanai Orang Indonesia

"Bagi pengguna mobil sudah bisa lewat, tidak ada gundukan tanah lagi di jalan, cuma harus lambat karena sisa material longsor lalu, berubah jadi lumpur," ungkap Almutakin, Sabtu (23/5/2020)

Menurutnya kondisi itu karena masih ada sisa material yang belum bersih sehingga jadi becek dan berlumpur.

Walaupun demikian, ia mengaku berterima kasih sudah bisa melewati jalan provinsi itu, walaupun ketika di lokasi Desa Ulakdabuk dan Remantai harus memperlambat laju kendaraan.

Apalagi ketika berpapasan khawatir menciprat ke pengendara lain.

Warga lainnya, Chandra, mengatakan halnya yang sama.

Menurutnya kondisinya sudah bisa dilewati kendaraan roda dua walaupun harus mengurangi kecepatan karena becek berlumpur.

H-1 Lebaran, Sejumlah Makam di TPU Kamboja Rusak Tertimpa Dua Pohon Besar Pasca Angin Kencang

"Walaupun agak jauh memutar saya pilih lewat jalan lama (Provinsi) dibanding lewat jalan Poros. Ada lokasi yang sebelumnya longsor sejak beberapa hari lalu sudah lancar ,"ungkapnya.

Ia sendiri lewat jalan penghubung antar Kecamatan Talang Padang dengan Tebing Tinggi, itu karena jalan lain, Jalan Poros Noerdin Pandji sempat dikabarkan ada juga material longsor ke badan jalan pada Jum'at (22/5/2020) kemarin.

Kondisi itu menghambat arus kendaraan dari arah Kecamatan Tebing Tinggi menuju Kecamatan Pendopo maupun arah sebaliknya.

Penulis: Awijaya
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved