Daftar Bisnis Sarah Keihl, Selebgram yang Lelang Keperawanan, Ternyata Miliarder, CEO 6 Perusahaan
Ia melelang keperawanannya dimulai dari harga Rp 2 Miliar untuk didonasikan bagi pihak yang terdampak Covid-19.
Masa kejayaan jepit badai habis karena memang bersifat musiman saja. Sarah nampaknya menyadari prospek bisnis semacam ini.
Cepat- cepat dia beralih pakaian wanita dari keuntungan bisnis aksesoris impor. Berjualan online memang tidak membutuhkan banyak modal, dibanding harus buka toko.
Didukung paras yang cantik sembari menekuni karir modeling. Dia mendapatkan tawaran pemotretan dan bahkan menjadi talent di televisi.
Sembari berjualan pakaian, Sarah mulai membangun personal branding untuk ke depan.
Banyak teman dalam keseharian sangat berpengaruh. Sarah yang humble harus ikutan nongkrong dan makan di kafe.
Alhasil dia harus berhemat karena menyangkut biaya perkuliahan. Tidak mau justru menyusahkan orang tua. Sarah bertekat fokus berbisnis sampai menyiasati pengeluaran harian.
Berhemat agar uang tidak dihamburkan sembarangan. Dari berbisnis, Sarah mendapatkan pemasukan tambahan, justru dari teman- teman kuliahnya.
Ide bisnis muncul seketika, ketika dirinya mengamati teman mahasiswa.
"Tren anak kuliah saat itu identik dengan nongkrong, akhirnya aku memutar otak dan membuat list kira- kira kebutuhannya apa saja," ia menambahkan.
bisnis online.
Sebenarnya, usaha berjualan pakaian tersebut berjalan sangat baik, dan bahkan telah repeat order berkali- kali.
Pernah suatu ketika, dirinya nekat membeli pakaian sampai 5000 potong, dan diluar ekspetasi malah habis terjual.
Repeat order berulang- ulang membuat usahanya membesar. Tetapi Sarah Keihl masih ingin membuka kafe, dan maka berdirilah bermodal uang- uang keuntungan bisnis pakaian.
Kafe Cotton.Inc bermula dari tempat tanpa pegawai. Alias Sarah Keihl harus memasak sendiri semua menu di kafe.
Sarah nampak kelelahan, karena tak jarang pulang pukul 02.00 pagi dari kafe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sarah-keihl.jpg)