Bundesliga Dipastikan Kembali Bergulir, Kabar Baik bagi Liga Inggris

Liga Jerman Bundesliga dipastikan kembali dilanjutkan, keputusan itu menjadi kabar baik pula bagi Liga Inggris, Liga Italia dan Liga Spanyol.

Tayang:
Editor: adi kurniawan
egrafis.com
Logo Liga Jerman. 

SRIPOKU.COM -- Kini Bundesliga dipastikan telah mendapat lampu hijau untuk melanjutkan sisa pertandingannya di musim ini. 

Dengan demikian, besar kemungkinan Liga Inggris dan liga top Eropa lainnya pun akan menyusul melanjutkan sisa laga dalam waktu dekat. 

 

Pemerintah Jerman akhirnya memberikan lampu hijau untuk kompetisi Bundesliga dilanjutkan pada paruh kedua Mei, dikutip Tribun Jogja dari bolasport.

Bundesliga sudah dihentikan sejak 13 Maret lalu karena pandemi Virus Corona.

Akan tetapi, tidak seperti negara Eropa lain, peraturan lockdown di Jerman terkait krisis Covid-19 sudah tidak ketat karena sejak April, jumlah kasus baru positif terinfeksi semakin berkurang.

Klub-klub Liga Jerman bahkan sudah mulai menggelar latihan pada bulan lalu.

Otoritas negara-negara bagian Jerman juga disebut setuju Bundesliga bergulir lagi.

Pada Rabu (6/5/2020), setelah melakukan pertemuan, Pemerintah Jerman akhirnya memberikan izin untuk Bundesliga bergulir lagi pada paruh kedua Mei.

DFL sebagai pengelola kompetisi bakal mengadakan pertemuan pada Kamis besok untuk menentukan tanggal pasti digulirkannya lagi Bundesliga.

Karena sudah disebut paruh kedua Mei, maka asumsinya Bundesliga bakal mulai dilanjutkan setelah 15 Mei kendati tanggal 15 Mei itu juga disebut-sebut masih bisa menjadi kandidat.

Sisa pertandingan Bundesliga 2019-2020 akan digelar tanpa penonton.

Beberapa jam sebelum keputusan itu keluar, pembicaraan yang dipimpin Kanselir Angela Merkel sempat berlangsung alot.

Menyusul kasus baru COVID-19 yang dialami sejumlah personel Bundesliga dan Bundesliga 2, kemudian insiden Salomon Kalou, membuat pemerintah sempat mempertimbangkan untuk memberlakukan karantina selama dua pekan bagi klub-klub sebelum kompetisi bergulir lagi.

Salomon Kalou, yang membela Hertha Berlin, membikin masalah dua hari sebelum pertemuan membicarakan kelanjutan Bundesliga digelar.

Dia melanggar aturan social distancing dengan bersalaman dan menjadikan krisis COVID-19 sebagai bahan bercanda.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved