Berita Palembang
BPD Sumsel Klaim Angka TPT Periode Februari Turun 3,86 Persen, Periode April 2020 Belum Dirilis
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumsel pada Bulan Februari 2020 mengalami penurunan mencapai 3,86 persen dari tahun sebelumnya.
Penulis: maya citra rosa | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumsel pada Bulan Februari 2020 mengalami penurunan mencapai 3,86 persen dari tahun sebelumnya.
Balai Pusat Statistik (BPS) Sumsel merilis kembali keadaan ketenagakerjaan selama Bulan Februari 2020.
Pada Bulan Februari 2019, penurunan TPT sebesar 3,99, atau turun 0,13 poin.
Kepala BPS sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan selain sempat menjadi penurunan TPT, jumlah angkatan kerja sebanyak 4,33 juta orang.
"Berkurang sebanyak 14,61 ribu orang atau turun sebesar 0,34 persen dibandingkan Februari 2019," ujarnya, Selasa, (05/05/2020).
Jumlah penduduk yang bekerja di Sumsel pada Februari 2020 mencapai 4,16 juta orang, berkurang
sebanyak 8,33 ribu orang atau turun sebesar 0,20 persen dibandingkan keadaan Februari 2019.
Selama periode Februari 2019 – Februari 2020 terdapat sembilan lapangan usaha mengalami peningkatan penyerapan penduduk bekerja, sebagai berikut:
-Kategori Pertanian, Kehutanan dan Peikanan
-Industri Pengolahan, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang
-Konstruksi
-Transportasi dan Pergudangan
-Jasa Perusahaan
-Administrasi
Pemerintahan
-Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
-Jasa Pendidikan
-Jasa Kesehatan dan Kegiatan sosial.
Selain itu, berdasarkan jumlah jam kerja, keadaan Februari 2020 dari 4,16 juta penduduk yang bekerja sebanyak 2,71 juta orang atau sebesar 65,23 persen bekerja di atas 35 jam per minggu.
"Sedangkan penduduk bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari sama dengan 7 jam per minggu mencapai 63,3 ribu orang atau sebesar 1,52 persen," ujarnya.
Terakhir, keadaan Februari 2020, penduduk bekerja berpendidikan tamat SD ke bawah masih mendominasi penyerapan lapangan kerja sebesar 42,96 persen.
Mengenai data terkini ketenagakerjaan di Sumsel bulan Maret dan April 2020, Humas BPS Sumsel, Gunawan belum dapat memastikan akan merilis kembali.
Hal ini karena masih dalam kondisi wabah Covid-19 Yang membuat sebagian besar pegawai di lapangan harus menjalani Work From Home.
"Rillis angka pengangguran selanjutnya di bulan agustus, tapi tidak tau bisa terbit atau tidak, soalnya petugas kita di lapangan sudah bekerja dari rumah," ujarnya.