Breaking News

Didi Kempot meninggal dunia

Profil Lengkap Didi Kempot Si Maestro Campursari, Berawal Jadi Musisi Jalanan Dijuluki 'Lord Didi'

Profil Lengkap Didi Kempot Si Maestro Campursari, Berawal dari Musisi Jalanan Kini Dijuluki Godfather of Broken Heart

Tayang:
https://style.tribunnews.com/
Didi Kempot. (liriklagu.asia) 

SRIPOKU.COM - Kabar duka datang tepat di hari kedua belas Ramadan 2020, Didi Kempot meninggal dunia.

Penyanyi campur sari, Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia Selasa (5/5/2020) di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.

Dilansir dari TribunSolo.com, Didi Kempot meninggal dunia pukul 07.45 WIB.

Humas RS Kasih Ibu David juga sudah membenarkan Kabar meninggalnya Didi Kempot.

Namun, belum diketahui pasti apa penyebab Didi Kempot meninggal dunia.

Semasa hidupnya, Didi Kempot dikenal sebagai maestro campursari dan penulis lagu yang populer.

Kiprahnya di dunia musik tanah air, tak lagi diragukan. Meskipun diketahui Didi Kempot memulai karirnya sebagai musisi jalanan di Kota Surakarta.

Hal itu sepertinya karena darah seni di tubuh Didi Kempot sangat mengalir deras.

Pasalnya, Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan Mbah Ranto.

Didi Kempot juga merupakan adik kandung dari Mamiek Prakoso, pelawak senior Srimulat.

Postingan Terakhir Didi Kempot Bak Jadi Penutup Karyanya di Dunia Hiburan, Banjir Doa Sobat Ambyar

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Penyanyi Campur Sari Didi Kempot Meninggal Dunia

Download Lagu Didi Kempot feat Nella Kharisma Pamer Bojo (Cendol Dawet) Gudang Lagu Mp3 di Sini
Download Lagu Didi Kempot feat Nella Kharisma Pamer Bojo (Cendol Dawet) Gudang Lagu Mp3 di Sini (SHOPEE Indonesia)

Dilansir dari Wikipedia, Didi Kempot mengadu nasib ke Jakarta pada tahun 1987 hingga 1989.

Nama panggung Didi Kempot merupakan singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar, grup musik asal Surakarta yang membawa ia hijrah ke Jakarta.

Yang menarik, lagu-lagu Didi Kempot dikenal sebagai lagu-lagu patah hati.

Ternyata Didi Kempot memiliki alasan tersendiri.

Hal itu lantaran tema tersebut karena rata-rata orang pernah mengalaminya dan ingin dekat dengan masyarakat, juga menjadi alasan Didi Kempot menggunakan nama-nama tempat sebagai judul atau lirik lagunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved