Korban Penipuan Paket Sembako Murah di Palembang Terus Berdatangan, Kali Ini Seorang Karyawan BUMN
Lantaran uang senilai Rp 18 juta yang tidak kunjung kembali dan paket sembako yang dipesan tidak kunjung datang, kejadian ini dilaporkan ke polisi.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang karyawan BUMN di Palembang menjadi korban penipuan paket sembako murah.
Lantaran uang senilai Rp 18 juta yang tidak kunjung kembali dan paket sembako yang dipesan tidak kunjung datang, kejadian ini dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang Selasa (5/5/2020).
Apa yang dialami pelapor ini sama persis dengan yang dilaporkan puluhan warga ke SPKT Polda Sumsel beberapa hari yang lalu.
Pihak yang dilaporkan juga sama, yakni seorang perempuan yang tinggal di kawasan Kecamatan IT III Palembang.
• Salut Buat Polantas Menggelar Razia Serentak di Kota Palembang
Atas kejadian itu, korban bernama Ummi Qodriyah bersama adik iparnya, Faramitha Furnamayati (27), serta pengacaranya Randi Aritama melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Selasa (5/5/2020).
Ummi menuturkan kejadian itu berawal saat korban mencari paket sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasaran.
"Waktu itu saya mencari paket sembako untuk kegiatan sosial saya dalam kondisi Covid-19 ini," ujarnya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang.
Kemudian, adik ipar korban sekaligus saksi menawarkan mengambil paket sembako dengan pelaku dikarenakan saksi sering mengambil paket sembako di pelaku dan dalam pengirimannya lancar-lancar saja tidak adanya masalah.
"Saya percaya saja dengan pelaku lantaran adik ipar saya sudah sering mengambil paket sembako dengan pelaku.
Setelah bertemu pelaku dia menawarkan paket sembako yang lebih jauh murah dari harga pasaran," katanya.
• Bisa Dijadikan Menu Buka Puasa, Ini 10 Makanan Khas Palembang yang Sangat Digemari, Dijamin Nagih!
Sehingga pada 28 April sekitar pukul 13.00 WIB, warga Jalan Manggis, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT III Palembang mentransferkan uang tersebut melalui M-banking ke nomor rekening bank BCA dengan nomor 8530548873 atas nama Marwan.
"Setelah saya transfer dia menjanjikan akan mengirimkan paket sembako saya itu pada 2 Mei 2020 lalu, namun hingga lewat tanggal yang ditentukan paket sembako tidak kunjung dikirim," ungkapnya.
Karena paket sembako yang dipesannya belum dikirim, lantas korban mencoba menelpon pelaku tapi nomor pelaku tidak aktif.
"Saya sudah cari dia ke kontrakannya namun setelah saya pergi kesana pelaku sudah tidak ada lagi," ungkapnya.
Diketahui paket sembako tersebut akan dibagikan korban ke panti asuhan dan orang yang membutuhkan di kota Palembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tipusembakobumn.jpg)