WANITA Ini Satu-satunya Anak yang Lahir dan Dibesarkan di Daerah Radiasi Nuklir, Begini Kondisinya!
Chernobyl merupakan salah satu kota di Rusia yang ditinggalkan warganya saat bencana ledakan reaktor nuklir.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Bencana Chernobyl, kecelakaan reaktor nuklir Chernobyl adalah kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah.
Pada tanggal 26 April 1986, reaktor nomor empat di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang terletak di Uni Soviet di dekat Pripyat di Ukraina meledak.
Akibatnya, isotop radioaktif dalam jumlah besar tersebar ke atmosfer di seluruh kawasan Uni Soviet bagian barat dan Eropa.
Bencana nuklir ini dianggap sebagai kecelakaan nuklir terburuk sepanjang sejarah, dan merupakan satu dari dua kecelakaan yang digolongkan dalam level 7 pada Skala Kejadian Nuklir Internasional (kecelakaan yang lainnya adalah Bencana nuklir Fukushima Daiichi).
• Video Demi Konten, Nekat Beri Sembako Isi Sampah untuk Waria, Rumah YouTuber Langsung Diserbu Warga
• Bukit Kecil dan Gandus Masih Nol Kasus Covid-19, 20 Positif Corona di Kecamatan Kalidoni Kini 20
• KISAH Presiden Soekarno saat Mobil REP 1 Mogok, Tiba-tiba Aki Hilang dan Rela Menunggu Aki Isi Ulang
jumlah pekerja yang dilibatkan untuk menanggulangi bencana ini sekitar 500.000 orang, dan menghabiskan dana sebesar 18 miliar rubel dan mempengaruhi ekonomi Uni Soviet.[2] Ribuan penduduk terpaksa diungsikan dari kota ini.
Saat semua orang mengungsi dan pergi dari Chernobyl yang sudah terpapar radiasi nuklir, satu keluarga memutuskan untuk tetap tinggal.
Hingga akhirnya seorang anak lahir dan tumbuh besar di wilayah yang terkontaminasi radiasi nuklir tersebut.
Dilansir dari Grid.id, Hal yang mengejutkan adalah seorang wanita bernama Maryka yang hidup sejak lahir hingga dewasa di kawasan tersebut.
Dia menjadi berita utama ketika berusia 19 tahun karena satu-satunya bayi yang tumbuh dan hidup hingga dibesarkan di dekat reaktor nuklir.
Kini Maryka telah tumbuh dan menjadi seorang siswa berusia 19 tahun di sebuah lembaga pendidikan di Ibukota Kiev, Ukraina.
Menurut Daily Express dikutip dari Mirror, Sabtu (5/10/2019), dia mengatakan "saya baik-baik saja, saya bekerja."
• Luna Maya Ngomong Soal Teman Tapi Bisa Jadi Jodoh, Nama Herjunot Ali Disinggung, Dekat Sejak 2017?
• Sindir Hubungan dengan Hilda Vitria, Nikita Mirzani Bongkar Soal Perjanjian, Billy Syahputra Panik!
• Tes Kepribadian: Satu Bentuk Paling Menarik Pilihmu untuk Ketahui Profesi Idealmu Sebenarnya
Ketika lahir pada 1999, pihak berwenang Ukraina terus menyembunyikan kelahirannya, karena rasa malu sebuah keluarga tinggal di Chernobyl secara ilegal.
Orang tuanya menolak meninggalkan zona itu karena pihak berwenang tidak memberikan mereka perumahan alternatif.
Namun, mereka justru dilecehkan dan dituduh membunuh putri mereka.
Karena keluarga itu mencari makan di sungai yang terkontaminasi nuklir, juga minum susu yang makan dipadang rumput di Chernobyl.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/maryka-poto.jpg)