Tolak Penetapan Paris Saint Germain Jadi Juara Liga Perancis, Olympique Lyon Ajukan Banding

Penetapan penghentian kompetisi Ligue 1 secara permanen dan keputusan pihak liga menobatkan Paris Saint Germain (PSG) sebagai juara musim 2019-2020

Editor: adi kurniawan
TWITTER.COM/CHAMPIONSLEAGUE
Kiper Olympique Lyon, Anthony Lopes, beraksi dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Barcelona di Stadion Camp Nou, Rabu (13/3/2019). 

SRIPOKU.COM -- Penetapan penghentian kompetisi Ligue 1 secara permanen dan keputusan pihak liga menobatkan Paris Saint Germain (PSG) sebagai juara musim 2019-2020 mendapat penolakan dari Olympique Lyon.

Melansir Goal, Lyon mengklaim bahwa LFP terlalu terburu-buru dengan keputusannya membatalkan sisa kompetisi musim 2019-2020.

Meski Lyon mengakui PSG sebagai juara musim ini, mereka tetap bersikeras bahwa ada metode yang lebih adil untuk menyelesaikan musim yakni dengan memainkan laga play-off.

"Pemerintah tampaknya tidak memaksakan Ligue 1 dan Ligue 2 dihentikan. Menteri Olahraga Reoxana Maracineanu sebelum telah mengindikasikan kemungkinan kelanjutan kompetisi pada bulan Agustus jika situasi memungkinkan," demikian pernyataan Lyon.

"Olympique Lyonnais pada Selasa lalu mengusulkan kepada operator liga agar menyiapkan alternatif untuk mengakhiri kompetisi sesuai dengan proposal UEFA soal hasil kompetisi berdasarkan prestasi olahraga yang transparan dan tanpa diskriminasi."

BWF dan FESBA Sepakat, Resmi Tunda Kejuaraan Dunia 2021

Satu Lagi Warga Muratara Terkonfirmasi Positif Covid-19,Sudah Beberapa Bulan Tinggal di Lubuklinggau

122.516 Kepala Keluarga di Ogan Ilir Mendapatkan Bantuan Paket Sembako Diantar Langsung ke Rumah

"Mengingat keputusan LFP, Olympique Lyonnais berhak mengajukan banding dan menuntut ganti rugi karena tidak memiliki kesempatan untuk berkompetisi."

"Olympique Lyonanis dengan tulus mengucapkan selamat kepada PSG dan Lorient sebagai juara Ligue 1 dan Ligue 2."

 Sebelumnya 

Liga Perancis musim 2019-2020 yakni meliputi Ligue 1 dan Ligue 2 memang dihentikan permanen setelah pemerintah setempat melarang adanya kegiatan olahraga setidaknya hingga September 2020.

Setelah Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe mengeluarkan keputusannya, Liga Sepak Bola Profesional Perancis (LFP) memastikan musim 2019-2020 dihentikan dan menobatkan juara serta tim-tim yang berlaga di Eropa berdasarkan klasemen terakhir.

Alhasil, LFP menetapkan Paris Saint-Germain sebagai juara Ligue 1 musim ini sekaligus sebagai wakil Perancis di kompetisi Liga Champions musim depan.

Marseille dan Rennais yang finis di peringkat kedua dan ketiga klasemen akhir Ligue 1 juga bakal menemani PSG di Liga Champions musim 2020-2021.

Kemudian, Lille dan Reims akan lolos langsung ke fase grup Liga Europa, sedangkan Nice terlebih dulu melewati babak kualifikasi kompetisi kasta kedua antarklub Eropa tersebut.

Keputusan tersebut kemudian membuat Olympique Lyon merasa tidak puas. Sebab, saat LFP memutuskan menghentikan kompetisi, Lyon masih berada di posisi ketujuh klasemen.

Artinya, Lyon tidak punya kesepatan untuk berlaga di kompetisi Eropa musim depan.

Kegagalan tersebut tampaknya sulit diterima oleh Lyon sebab ini merupakan kali pertama mereka gagal lolos kompetisi Eropa sejak 1997.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved