Covid-19 Mewabah DBD Mengintai, Empat Bulan Sudah Ada 32 Kasus, Warga PALI Diminta Waspada

kini warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) juga diintai dengan maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

SRIPOKU.COM/Reigan Riangga
Plt Kepala Dinas Kesehatan PALI, M Mudakir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Belum lepas dari bayang-bayang bahaya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau Virus Corona di tengah masyarakat, kini warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) juga diintai dengan maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Tercatat, periode Januari-April 202,0 sudah sebanyak 38 kasus yang diderita warga di Bumi Serepat Seresan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan PALI, Mudakir, berkata bahwa sebaran kasus DBD banyak tersebar di Kecamatan Talang Ubi, yakni sebanyak 28 kasus.

Aset Kekayaannya Bocor, Harta Nikita Mirzani Mencapai 1,3 Triliun, Diam-diam Miliki 9 Bisnis Ini!

"Tengah mewabahnya Covid-19 ini, warga PALI juga harus mewaspadai DBD." ungkap Mudakir, Kamis (30/4/2020).

Secara rinci, jelas Mudakir, sebaran terbanyak di Talang Ubi, yakni 26 kasus, dan Sungai Baung 2 orang pasien.

Sementara di Kecamatan Tanah Abang, ada 6 kasus, dan Kecamatan Penukal ada 4 orang kasus DBD.

Hal ini terjadi lantaran cuaca yang tak menentu terkadang panas disertai hujan.

"Jadi totalnya ada 38 kasus pasien DBD dari Januari hingga April 2020," ujarnya.

Berdasarkan itu, Mudakir menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Antara lain dengan 3M plus, yaitu, pertama dengan menguras tempat-tempat penampungan air bersih, seperti bak mandi, drum tempat penampungan air, tempat minum ayam atau burun,g serta pas bunga yang menggunakan media air.

Mantan Istri Sirajuddin Bongkar Perjanjian, Sampai tak Boleh Syuting, Suami Zaskia Gotik Tuntut Ini

Kemudian, menutup tempat-tempat penampungan air bersih.

Selain itu, menimbun kaleng-kaleng bekas dan botol-botol atau pecahan botol supaya tidak menjadi perindukan nyamuk.

"Tak kalah penting menghindari gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan lotion anti nyamuk, kelambu, dan lainnya," jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan PALI, Mudakir

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved