Napi Mata Merah Meninggal
Sebelum Dobrak Pintu, Posisi Tubuh Napi Narkoba di Lapas Mata Merah Ini 2 Kali Diintip Tidak Berubah
Penghuni Lapas Kelas 1 Mata Merah Palembang dihebohkan oleh penemuan mayat dengan tubuh tergantung di dalam kamar mandi lapas
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penghuni Lapas Kelas 1 Mata Merah Palembang dihebohkan oleh penemuan mayat dengan tubuh tergantung di dalam kamar mandi lapas, Rabu (29/4/2020).
Mayat pria tersebut diketahui bernama Supriyadi, yang merupakan narapidana kasus Narkoba di Lapas Kelas 1 Mata Merah.
Mayat pria ini sendiri ditemukan oleh Okim, yang merupakan salah satu napi yang diperkerjakan di lapas tersebut.
Saat itu, Okim hendak pergi ke kamar mandi.
• Kata Pelakor Sampai Viral di Korea, Gegara Han Se Ho Dibully Netzien Indonesia di Akun Instagramnya
"Waktu itu saya hendak buang air kecil di kamar mandi sekitar pukul 09.00 WIB tapi kamar mandi dalam kondisi terkunci.
Kemudian saya memanggil teman saya bernama Ijal mengintip dan melihat ada Supriyadi dalam kamar mandi," kata Okim.
Kemudian kedua saksi memanggil korban yang berada di dalam, tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi.
Setelah ditunggu selama setengah jam tetap tidak juga ada balasan dari dalam kamar mandi.
"Kami tunggu selama setengah jam dia tidak keluar jadi kami memanggil dua teman lainnya, Tole dan Danil.
Lamu, kami memutuskan kembali untuk mengintip dan melihat korban tidak berubah posisi sejak awal mengintip," katanya.
• Meskipun Sedang Musim Hujan, Ada 1.113 Hotspot Terpantau di Sumsel Selama Empat Bulan Terakhir
Diduga sudah melakukan tindakan bunuh diri kedua saksi melaporkan kejadian kepada petugas dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kalapas.
"Kemudian kami melaporkan kejadian ke petugas dan segera menyampaikan perihal ini kepada petugas yang berjaga dan langsung kami laporkan ke Kepala Lapas serta pihak kepolisian," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Sako, AKP Rizka Aprianti melalui Kanit Reskrim Iptu Yundri membenarkan adanya penemuan mayat di kamar mandi Lapas Kelas I Mata Merah.
"Benar kita mendapatkan laporan dari Lapas Kelas I Palembang mengenai penemuan mayat tersebut," jelas Iptu Yundri.
Kemudian anggota yang piket bersama SPKT Polrestabes dan anggota identifikasi Polrestabes Palembang langsung melakukan identifikasi dan olah TKP.
• IndiHome Dukung Program Belajar dan Bekerja dari Rumah, Upaya Pencegahan Virus Corona di Indonesia
"Anggota bersama piket SPKT Polrestabes dan anggota Indentifikasi Polrestabes Palembang langsung mendatangi untuk melakukan investigasi dan olah TKP," jelasnya.
Saat ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Iptu Yundri.