Dapat Warisan Rumah, Pria ini Temukan Brankas Kuno, Peninggalan saat Jaman Perang Dunia, Ini Isinya!

seorang pria Jerman yang mewarisi rumah ini Menemukan brangkas misterius

Tayang:
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
Intisari
Ditemukannya Brankas di dalam Rumah 

Pasal dan ayat

Memang ada pertanyaan juga apakah ada orang yang mau menerbitkannya – karena menurut The New Yorker, “Buku ini penuh dengan anak kalimat yang bombastis dan sulit dimengerti, detail-detail sejarah serta utas ideology yang berbelit-belit, yang biasanya cenderung dihindari oleh neo-Nazi dan para ahli sejarah serius.”

Image captionDi penjara Landsberg pada 1924. Hitler menumpahkan kemarahan pada bukunya.
Namun buku ini menjadi populer di India di antara para politisi yang memiliki kecenderungan aliran nasionalis Hindu.

“Buku ini dipandang sebagai buku penting untuk pengembangan diri,” kata Atrayee Sen, pengajar mata kuliah agama kontemporer dan konflik di Universitas Manchester, kepada Radio 4.

“Jika Anda menanggalkan unsur anti-Semitisme dari buku itu, yang tersisa adalah tentang seorang pria kecil yang berada di penjara dan bermimpi menguasai dunia dan berjuang untuk melakukannya.”

Hilangnya konteks merupakan salah satu yang ditakutkan oleh mereka yang menentang penerbitan kembali buku ini.

Dalam Publish or Burn Ludwig Unger, juru bicara untuk Kementerian Pendidikan dan Budaya Bavaria, mengatakan, ”Hasil dari buku ini adalah jutaan orang dibunuh, jutaan diperlakukan dengan tidak baik, dan semua area diserbu perang. Sangatlah penting mengingat hal ini dan Anda dapat melakukannya sambil membaca alinea tertentu dengan komentar sejarah kritis yang tepat.”

Ketika masa hak cipta berakhir nanti, Institut Sejarah Kontemporer di Munich merencanakan untuk menerbitkan edisi baru Mein Kampf yang mengombinasikan naskah asli dan komentar yang menunjukkan tentang hal-hal yang dihilangkan dan distorsi dari kenyataan.

Sejumlah korban Nazi menentang pendekaran ini, dan pemerintah Bavaria sudah menarik kembali dukungannya terhadap Institut itu setelah adanya kritikan dari para penyintas Holocaust.

Ideologi Hitler setara dengan penghasutan

Yang jelas menekan agar buku ini tidak diterbitkan bukan merupakan taktik yang terbaik – kolom editorial opini di the New York Times berargumen bahwa, “Vaksinasi terhadap generasi yang lebih muda dari bahaya terkena kuman-kuman Nazi lebih baik dilakukan dengan konfrontasi terbuka terhadap pernyataan Hitler daripada menyimpan saluran iblisnya di balik ketidaksahan.”

Murphy mengakui bahwa pelarangan global atas buku ini tidaklah mungkin. “Pemerintah Bavaria harus bersikap, bukannya mengontrolnya. Mereka harus menunjukkan posisi mereka, sekalipun di dunia modern ini hal ini tidak akan bisa mencegah orang mengaksesnya.”

Pembawa acara Publish or Burn Chris Bowlby berpendapat bahwa tindakan-tindakan simbolis masih sangat penting.

Setelah hak cipta berakhir masa berlakunya, pemerintah merencanakan menuntut menggunakan undang-undang tentang hasutan untuk menimbulkan kebencian rasial. “Dari sudut pandang kami, ideologi Hitler setara dengan penghasutan,” kata Ludwig Unger. “Ini buku yang berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.”

=====

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved