Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

124.595 KK yakni Warga Misbar dan Mislam di Banyuasin Bakal Terima Bantuan Dampak dari Covid-19

"Jadi kalau masih ada yang bilang tidak serius, itu sangat keterlaluan dan mungkin sudah tidak punya hati nurani lagi," ujar Sekda Banyuasin

Penulis: Mat Bodok | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Sekda Banyuasin, HM Senen Har. 

Sehingga dana yang dianggarkan sebesar Rp 85.426.600.000 berasal dari APBD Kabupaten Rp 29.460.000.000 dan Dana Desa Rp 55.866.600.000," tutur Senen.

Ketika ditanya kapan dibagikan? Jawab Senen, jika sesuai rencana dan tidak ada halangan diperkirakan dalam minggu ini.

Ada 4 Kasus Covid-19, Komplek Perkantoran Banyuasin Kini Area Wajib Masker, tak Pakai tidak Dilayani

Empat Tambahan Data Covid-19 di Sumsel Seluruhnya dari Palembang, Pasien 01 Banyuasin Meninggal

Karena sejauh ini pihak bank tengah mempersiapkan rekening masing-masing penerima manfaat terutama untuk rumah tangga miskin baru dampak covid 19.

"Bank SumselBabel cabang Pangkalan Balai saat ini tengah membuat rekening bagi 47.404 miskin baru, jika rekeningnya selesai langsung dibagikan," ucap Sekda kepada wartawan.

Jika kemungkinan masih ada yang warga miskin yang belum terdata, jelas Senen, Pemkab Banyuasin sesuai arahan Bupati dan Wabup tengah merancang langka atau opsi-opsi lain demi membantu masyarakat karena kita tidak pernah tahu wabah ini kapan berakhirnya.

Namun berharap semuanya sudah terdata sehingga tidak perlu opsi lain dan wabah ini segera berakhir.

Masih penjelasan Sekda Senen, Pemkab Banyuasin terus bekerja memikirkan hal yang terbaik bagi masyarakat Banyuasin.

Mulai dari upaya pencegahan covid -19, ini agar tidak menyebar membahayakan masyarakat dengan menggerakan semua pihak terdiri dari TNI, Polri termasuk para tenaga medis, camat, kades, lurah hingga relawan dengan memikirkan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Semua bergerak. Jadi kami Pemkab Banyuasin yang tergabung dalam gugus tugas ini siang malam bekerja untuk hal ini.

Jadi kalau masih ada yang bilang tidak serius, itu sangat keterlaluan dan mungkin sudah tidak punya hati nurani lagi," tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved