Gara-gara Hal Ini, Marc Marquez Menilai 2020 Merupakan Musim Sulit

Para pebalap MotoGP nampaknya masih harus menahan diri lebih lama untuk melintasi ruas-ruas sirkuit tempat berlangsungnya kompetisi.

https://www.instagram.com/marcmarquez93/
Marc Marquez 

SRIPOKU.COM -- Para pebalap MotoGP nampaknya masih harus menahan diri lebih lama untuk melintasi ruas-ruas sirkuit tempat berlangsungnya kompetisi.

Hal ini membuat Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menilai bahwa 2020 akan menjadi musim yang sulit baginya di MotoGP.

Dorna Sports selaku pihak penyelenggara MotoGP tengah dipusingkan lantaran pandemi Virus Corona yang sedang terjadi di seluruh dunia.

Kalender balap pun beberapa kali direvisi guna mencari alternatif serta menentukan waktu yang tepat mengenai kapan kompetisi bisa bergulir.

Jika kondisi ini terus menerus berlangsung, maka seri balap MotoGP yang bisa digelar pada musim 2020 ini akan semakin sedikit.

Dengan melihat hal tersebut, Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sampai merasa bahwa musim ini merupakan musim yang sulit baginya.

Polda Sumsel Gelar Operasi Ketupat Musi 2020 Mulai Besok hingga 37 Hari ke Depan, Ini Sasarannya

Tiga Pemain Yang Dipastikan Masuk Dalam Bursa Transfer Termahal Musim Depan

Kota Prabumulih Provinsi Sumsel Minta Tunda Penerapan PSBB hingga Senin Depan, Ini Alasannya

"Musim ini akan menjadi musim yang sulit jika berlangsung dengan singkat," kata Marc Marquez, dilansir Sripoku.com dari BolaSport.com dari Sky Sport.

Dalam kesempatan yang sama, rider berjulukan The Baby Alien itu menyebut para pembalap tidak boleh membuang poin jika ingin merebut gelar juara dunia.

"Anda harus mengambil risiko, dengan tidak untuk melewatkan kesempatan di setiap serinya, tidak ada waktu untuk menebus poin yang hilang," ucapnya.

Selain itu, dengan waktu saat ini yang tidak memungkinkan untuk menggelar seluruh 19 balapan, para rider dituntut untuk menyiapkan strategi baru.

"Namun sejujurnya saya tidak berpikir tentang masalah itu pada saat ini, ketika kami telah memiliki jadwal kejuaraan, saya akan membuat strategi saya sendiri," ucapnya mengakhiri.

MotoGP 2020 kian tak menentu setelah kabar terkini menyebut bahwa seri balap GP Belanda yang dijadwalkan bergulir pada 28 Juni harus ditunda hingga setidaknya 1 September.

Hal itu karena Pemerintah Belanda telah resmi memperpanjang larangan mengadakan event olahraga besar hingga 1 September mendatang.

 
Editor: adi kurniawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved