Karena Alasan Ini, Maverick Vinales Pernah Mempertimbangkan Untuk Hengkang ke Ducati

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyebut bahwa dirinya pernah mempertimbangkan untuk hengkang ke tim Ducati.

Instagram @maverickvinales25
Hasil FP4 MotoGP San Marino 2018, Maverick Vinales Ungguli Duo Ducati. 

SRIPOKU.COM -- Meskipun Maverick Vinales menjadi salah satu pembalap yang sudah memastikan satu tempat untuk berkompetisi di kelas utama MotoGP 2021.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyebut bahwa dirinya pernah mempertimbangkan untuk hengkang ke tim Ducati.

Rider berjulukan Top Gun tersebut telah membubuhkan tanda tangannya untuk kembali memperkuat Yamaha hingga MotoGP 2022.

Vinales sendiri sempat merasa kurang yakin dan tidak percaya diri dengan Yamaha karena kesulitan untuk besaing melawan Honda dan Ducati pada MotoGP 2019.

Kelemahan YZR-M1 musim lalu membuat pembalap asal Spanyol itu sempat mempertimbangkan opsi hengkang ke Ducati.

Selain karena Ducati menginginkan jasanya, hal lain yang membuat Vinales memikirkan tawaran itu adalah kedekatan dengan petinggi tim.

Asprov PSSI DKI Miliki Harapan Khusus Soal Sosok Pengganti Sekjen PSSI Jangan Susah Dihubungi

11 Peserta Positif Covid-19 Usai Ikuti Ijtima Ulama di Gowa, Bahkan 4 Orang Sudah Tulari Keluarganya

Dirut BSB Dinyatakan Positif Usai Melayat Ke Jakarta, Ke Palembang Langsung Isolasi 14 Hari

"Hal itu telah menjadi sesuatu yang ada di kepala saya, saya juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan bos Ducati," kata Vinales, dilansir Sripoku.com dari BolaSport.com dari Motorsport.

Faktor motor Ducati Desmosedici turut menambah keraguan Vinales karena dia percaya bisa menunggangi motor yang dikenal agresif tersebut.

"Saya rasa motornya cukup cocok dengan gaya balap saya, saya telah menyelesaikan putaran di belakang Ducati, baik saat balapan maupun uji coba," imbuh Vinales.

"Motor Ducati membantu pembalapnya untuk mengerem belakangan tetapi masih bisa melewati tikungan, ini yang kurang dari Yamaha dalam beberapa tahun terakhir."

Namun demikian, Vinales pada akhirnya mengurungkan niatnya hijrah ke Ducati. Dia pun meneken perpanjangan kontrak dengan Yamaha.

"Itu karena saya memiliki tujuan dan saya tidak tahu apakah saya akan melaju pada level yang sama ketika saya tahu akan meninggalkan Yamaha," ucap Vinales.

Garansi dan dukungan dari Yamaha telah membuat pembalap berusia 25 tahun tersebut kembali merasa percaya diri dan siap menjalani kompetisi.

"Ini tentu membuat saya semakin yakin dengan Yamaha, karena saya kehilangan perasaan ini pada musim lalu," tutur Vinales lagi.

"Mengetahui bahwa mereka 100 persen akan mempertahankan saya, saya sangat senang untuk bertahan dua tahun lagi dan mengincar gelar juara MotoGP," tandasnya.

Editor: adi kurniawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved