Breaking News:

Virus Corona

Alasan Satpam Positif Corona Mudik Terungkap di Kampung Main Voli & Bagi Nasi, Kini Dijemput Petugas

Belum selesai menjalani isolasi, seorang satpam asal Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, pulang kampung karena ingin mengikuti acara 40 hari

Editor: Yandi Triansyah
Shutterstock
Ilustrasi Covid-19(Shutterstock) 

SRIPOKU.COM, SEMARANG -- Belum selesai menjalani isolasi, seorang satpam asal Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, pulang kampung karena ingin mengikuti acara 40 hari meninggal ibunya.

Namun ternyata, hasil tes swab yang bersangkutan keluar, dan satpam tersebut dinyatakan positif Virus Corona.

Lebih parahnya lagi, satpam yang sudah dinyatakan covid-19 tersebut, sudah banyak kontak dengan warga, mulai dari mengikuti acara tahlilan, bagi nasi hingga bermain voli.

"Jadi, harusnya masih menjalani isolasi mandiri. Namun, malah balik kampung dengan alasan ada hajatan 40 hari ibunya meninggal," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Slamet Widodo, Rabu (15/4/2020), seperti dikutip dari Kompas.com. 

Ini Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadan 2020/1441 H untuk Wilayah Palembang dan Sekitarnya Selama 30 Hari

 

Pakai APD Silahkan Mandikan dan Kafani Mayat Pasien Corona, Yuwono: Keluarga Jangan Cium Kening

Slamet mengatakan, pria yang bekerja sebagai satpam RSUP dr Kariadi Semarang itu sebenarnya pernah dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala Covid-19.

Setelah dirawat beberapa hari, dia keluar dari rumah sakit dengan catatan wajib menjalani karantina mandiri di rumah dinas Direktur RSUP dr Kariadi.

Namun, pria tersebut tidak tertib dan justru pulang kampung sebelum masa isolasinya selesai. Alasannya, dia ingin mengikuti acara 40 harian ibunya yang sudah meninggal.

Pada hari Minggu dan Senin, 12-13 April 2020, dia juga sempat bermain voli bersama kawan-kawannya di kampung.

Pria itu pun sempat membagikan nasi bancakan kepada warga terkait peringatan 40 hari kematian ibunya.

Ketika dirawat sebelum pulang kampung, pasien tersebut sempat diambil sampel swab tenggorokannya.

Baru pada Selasa (14/4/2020) hasilnya keluar dan positif.

Sebelum Meninggal Dunia, Fera Queen Jebolan X Factor Indonesia Sempat Minta Ini ke Manajemen!

 

Pahami Lagi Tahapan Pemeriksaan Medis untuk Corona atau Covid-19 yang Dikeluarkan Kemenkes RI

Petugas RSUP dr Kariadi kemudian segera mendatangi dan menjemputnya untuk kembali diisolasi.

"Benar, hasil swab-nya baru keluar dan hari ini dijemput untuk menjalani perawatan. Jadi kini total ada dua warga Grobogan yang positif Covid-19," kata Slamet.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho | Khairina, Dony Aprian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satpam Positif Corona Malah Mudik dan Bagi Nasi di Masa Isolasi, Warga Kampung Bakal Lakukan Rapid Test",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved