2 Hari Lagi Nisfu Syaban, Ini Amalan Sunnah yang Dianjurkan Siang Harinya, Diampuni Allah Malam Hari

Nisfu Syaban merupakan hari ke-15 bulan Syaban, dimana bulan Syaban 2020 jatuh mulai 26 Maret dan Nisfu Syaban jatuh pada 8 April 2020

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Kolase Sriwijaya Post
Malam Nisfu Syaban 

SRIPOKU.COM - Bulan Syaban adalah bulan ke delapan penanggalan Hijriyah.

Nisfu Syaban merupakan hari ke-15 bulan Syaban.

Menurut penanggalan 1441 Hijriyah, bulan Syaban 2020 jatuh mulai 26 Maret.

Itu artinya Nisfu Syaban 2020 jatuh pada malam Rabu, 8 April hingga malam Kamis, 9 April.

Malam ini termasuk malam istimewa yang hendaknya digunakan untuk memperbanyak ibadah.

Berikut penjelasan selengkapnya yang telah dikutip dari laman Tribun Pontianak.

 Amalan Doa Rasulullah Agar Mendapatkan Perlindungan Allah SWT untuk Memulai Aktivitas di Pagi Hari

Nisfu Syakban 2019, Ini Tata Cara dan Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan 11 Amalan Nisfu Sya'ban
Ini Tata Cara dan Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan 11 Amalan Nisfu Sya'ban (Youtube)

Pada siang hari nisfu syaban, setiap umat Islam disunnahkan untuk berpuasa.

Tentang puasa di Nisfu Sya'ban, Buya Yahya menegaskan, bukanlah puasa terlarang.

"Kalau ada yang mengatakan bid’ah, dialah ahli bid’ah," jelas Buya Yahya.

Satu di antara keutamaan malam Nisfu Sya'ban adalah di malam itu Allah SWT mengampuni semua dosa hambanya.

 Kumpulan Ucapan Belasungkawa Islami Tanda Turut Berduka Lengkap Doa untuk Keluarga, Saudara & Teman

Jelang Nisfu Syakban, Ini Tata Cara dan Doa Malam Nisfu Syaban Serta 11 Amalan Nisfu Sya'ban
Jelang Nisfu Syaban, Ini Tata Cara dan Doa Malam Nisfu Syaban Serta 11 Amalan Nisfu Sya'ban (Youtube)

Menurut Ustadz Abdul Somad, dosa yang diampuni diberikan kepada orang yang di malam itu bersujud dan bertobat mohon ampun, kecuali musyrik (mempersekutukan Allah) dan orang yang bertengkar tapi tidak berdamai sampai malam nisfu Syaban tiba.

Menurut Buya Yahya, bulan Syaban ini adalah bulan yang sangat diperhatikan Rasulullah SAW.

Sampai dalam hadits riawayat Imam Bukhari, Siti Aisiyah bercerita, Nabi tidak pernah berpuasa banyak di satu bulan, seperti pada bulan Syaban.

Dan nabi berpuasa di bulan syaban semuanya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved