TKI dari Singapura Dikarantina

Selama Masa Isolasi, Biaya Makan dan Penginapan Para ODP Corona di Wisma Atlet Digratiskan

para Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diisolasi tak perlu khawatir untuk memikirkan biaya menginap dan makan selama dikarantina.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan langsung ODP Center atau Rumah Sehat Covid-19 yang berlokasi di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City Palembang, Senin (30/3/2020). 

Laporan wartawan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Selama masa isolasi di ODP Center Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, para Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diisolasi tak perlu khawatir untuk memikirkan biaya menginap dan makan selama dikarantina.

Untuk biaya menginap dan makan sehari-hari di wisma atlet, masyarakat yang tengah diisolasi tak perlu melakukan pembayaran alias gratis.

"Para ODP ini dibebaskan untuk biaya sewanya. Makan untuk jatah tiga kali sehari juga ditanggung oleh pemerintah," ujar Direktur Utama PT JSC, Meina Paloh, melalui SPV OPS JSC, Afriandi Gunawan, Kamis (2/4/2020).

Kronologi TKI dari Singapura Bisa Sampai ke Palembang, KKP Sebut Ada Puluhan WNI yang Datang

Ia menjelaskan, untuk menu makanan yang diberikan kepada para ODP ini akan dibuatkan oleh pihak PT JSC dan diawasi langsung oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel.

Nantinya, makanan sehari-hari para ODP ini akan diantarkan dan memakai peralatan praktis seperti nasi kotak dan minuman botol.

Setelah pasien usai melakukan makan, selanjutnya peralatan makanan mereka langsung dimasukkan ke dalam kantong infeksius kemudian dibuang.

"Makanannya tidak kita hidangkan, jadi diantar langsung per kamar. Setelah makan peralatannya kita sterilkan kemudian dibuang," jelasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 56 warga Sumsel yang bekerja sebagai TKI di Singapura tengah diisolasi di ODP center Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (2/4/2020).

Ke-56 orang TKI tersebut mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada, Rabu (1/4/2020) sekitar pukul 21.45.

Langgar Maklumat Kapolri, Kapolsek Kembangan Dimutasi ke Bagian ini, Buntut dari Pesta Pernikahan

Direktur Utama PT JSC, Meina Paloh melalui SPV OPS JSC,  Afriandi Gunawan mengatakan setibanya para TKI di ODP center mereka langsung dilakukan screening di klinik di venue JSC.

Usai melakukan pengecekan, untuk tahapan awal 56 orang WNI yang terdiri dari 30 orang pria dan 26 wanita itu dinyatakan sehat.

"Hasil screening semalam semua WNI dinyatakan sehat dan sudah masuk ke dalam kamar wisma atlet," ujarnya.

 Ia menjelaskan, para TKI akan dilakukan isolasi selama 14 hari di dalam ODP center. Selama masa isolasi para TKI ini ditempatkan terpisah meski satu keluarga. Satu orang TKI ditempatkan dalam satu kamar.

Dalam masa isolasi, para TKI asli wong Sumsel ini diwajibkan memakai masker, dilarang keluar kamar dan tak boleh bertemu antara satu dengan lainnya.

Kesedihan Ruben Onsu Lihat Anak Dijemput Ambulans, Diduga Idap Virus Corona, Suami Sarwendah Nangis

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved