Virus Corona
Kabar Bahagia di Tengah Virus Corona, Jokowi Instruksikan Beri Diskon Tarif Listrik Selama 3 Bulan
Salah satunya dengan membebaskan serta diskon tarif listrik sebagai bantuan atas bencana internasional ini.
SRIPOKU.COM - Korban virus corona atau corona virus disease (covid-19) terus meningkat hari demi hari.
Kewaspadaan yang dimulai dari diri sendiri pun sangat diperlukan guna memutus rantai penyebaran virus corona atau corona virus disease (covid-19).
Saat ini Indonesia sedang dalam tahap waspada akibat virus corona atau corona virus disease (covid-19).
Virus corona atau corona virus disease (covid-19) tersebut sangat cepat penularannya hingga saat ini pemerintah sudah mewanti-wanti masyarakat agar #DiRumahAja.
Sejumlah pekerja juga sudah melakukan pekerjaannya dari dalam rumah agar mengurangi perkumpulan yang menyebabkan penularan Virus Corona.
• Kakaknya Hidup Enak di Jakarta, Adik Betrand Peto Iri Lihat Nasib Sinyo, Ibu Kandung Curhat Begini!
• Tambah Waktu Libur Latihan, Para Pemain Persija Jakarta Diharapkan Latihan Mandiri
Akibat pandemi virus corona melanda Indonesia, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk membantu ekonomi masyarakat.
Salah satunya dengan membebaskan serta diskon tarif listrik sebagai bantuan atas bencana internasional ini.
Presiden Joko Widodo umumkan pembebasan tarif berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni tahun 2020.
Terkhusus lagi kebijakan tersebut berlaku bagi pelanggan 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta.
Sedangkan, pelanggan golongan 900 VA subsidi yang berjumlah 7 juta rumah tangga diberikan diskon 50 persen selama 3 bulan.
Berharap bukan hanya wacana, PLN memberikan tanggapan atas informasi tersebut.
Melansir Kompas.com, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN pun merespons keputusan tersebut.
Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan PLN menyetujui terkait keputusan Presiden tersebut dan akan menindak lanjuti dalam konsumsi listrik bagi kelompok pelanggan 450 VA dan 900 VA yang berbasis data TNP2K.
"Bagi pelanggan 450 VA yang digratiskan selama bulan April, Mei, dan Juni, tentu akan lebih simple penanganannya, yang penting mereka tidak ditagih pada penggunaan bulan tersebut," kata Made kemarin (31/03).
PLN mencatat, rata-rata besaran penggunaan listrik pelanggan 450 VA mencapai 70 kWh per bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-mengikuti-ktt-luar-biasa-g20.jpg)