Virus Corona

300 Polisi di Sekolah Pembentukan Perwira Lemdikpol Terpapar Virus Corona

Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Musyafa, mengatakan, 300 siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ayo lawan virus corona 

SRIPOKU.COM, SUKABUMI - Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Musyafa, mengatakan, 300 siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) di Sukabumi, Jawa Barat, dinyatakan terpapar virus corona.

Hal ini diketahui berdasarkan  hasil rapid test, para siswa tersebut segera menjalani isolasi mandiri.

"Dari hasil rapid test memang ada yang positif sebanyak 300 siswa," kata Musyafa dalam keterangan pers melalui rekaman audio.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, mengatakan, Mabes Polri segera melakukan pengecekan setelah mendapat kabar ratusan siswa terpapar virus.

Cerita Warga Palembang di Malaysia saat Lockdown,Tak Dapat Bantuan Pemerintah Keluar Rumah Ditangkap

 

UPDATE Virus Corona di Sumsel - Herman Deru : Silahkan Pulang Asalkan Mau Diisolasi dan Jadi ODP

"Sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, karena sehubungan adanya pemberitaan tentang siswa Setukpa yang ada di Sukabumi ini terjangkit atau positif corona, maka kami cek ke sini," katanya dalam siaran pers dikutip dari Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Proses belajar dihentikan Argo menjelaskan, total siswa Setukpa yang menjalani rapid test adalah 1.550 siswa.

Setelah itu, hasilnya menunjukkan 300 siswa yang terpapar virus dan wajib berada di Setukpa.

Sedangkan, 1.250 siswa lainnya telah diberikan cuti.

"Dari 300 siswa ini sudah saya lihat, sudah dilakukan langkah-langkah oleh Setukpa dan Pusdokkes Polri dan SDM," ujar Argo.
Argo juga menjelaskan, saat ini para siswa rutin mendapat vitamin C melalui injeksi maupun tablet kepada 300 siswa.

Para siswa juga rutin berjemur setiap pukul 10.00 WIB, selain pemeriksaan rontgen, olahraga ringan.

Untuk itu, proses belajar mengajar juga dihentikan agar proses pencegahan dan penanganan 300 siswa yang diisolasi berjalan lancar.

Pada prinsipnya, menurut Argo, Polri sudah melaksanakan berbagai upaya dan langkah-langkah sesuai protokol dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19.

''Masyarakat di sekitar Setukpa secara khusus tidak perlu khawatir, karena dari 300 siswa ini yang positif rapid test sudah dilakukan langkah-langkah penanganan,'' ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta 300 Siswa Setukpa Terinfeksi Virus Corona, Proses Belajar Dihentikan dan Wajib Berjemur",

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved