Virus Corona
Inilah Perbedaan Batuk Biasa dengan Gejala Virus Corona, Pahami Gejala Terinfeksi dari Hari ke Hari
Inilah Perbedaan Batuk Biasa dengan Gejala Virus Corona, Pahami Gejala Terinfeksi dari Hari ke Hari
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Inilah Perbedaan Batuk Biasa dengan Gejala Virus Corona, Pahami Gejala Terinfeksi dari Hari ke Hari
SRIPOKU.COM - Wabah virus corona atau virus corona disease (Covid-19) hingga kini masih menjadi perhatian dunia.
hal ini lantaran virus ini sudah menjadi pandemi karena telah menjangkiti banyak manusia di sejumlah negara yang terpapar virus corona.
Virus corona muncul pada akhir tahun 2019 lalu dan kini telah mewabah ke sejumlah negara termasuk Indonesia.
Orang yang diserang oleh virus corona memiliki beberapa gejala diantaranya demam, batuk hingga sesak napas.
Namun, masih banyak orang yang belum bisa membedakan gejala virus coroba dengan batuk yang disebabkan oleh gangguan kesehatan.
Berikut ulasan selengkapnya dilansir Sripoku.com dari laman tribunpontianak.com.
Batuk ternyata menjadi satu di antara tanda ataupun gejala awal seseorang terinfeksi virus Corona jenis baru yang memicu gangguan kesehatan Covid-19.
Namun, ada perbedaan antara batuk yang disebabkan gangguan kesehatan biasa seperti flu, dengan infeksi akibat virus Corona yang diidentifikasi sebagai CARS-CoV-2 itu.
Sejauh ini, para ahli telah menyebutkan sejumlah gejala yang bisa mengindikasikan seseorang terinfeksi virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2.
Gejala-gejala itu memiliki kemiripan dengan flu yang biasa terjadi diikuti demam, sakit kepala, termasuk batuk.
Di tengah wabah virus corona jenis baru seperti saat ini, penting mengetahui gejala-gejala virus corona, yang salah satunya adalah batuk.
Pahami perbedaan batuk biasa dengan batuk karena diduga gejala Covid-19.
• Bawang Merah yang Ditaruh di Rumah Bisa Menagkal Virus Corona Ternyata Hoax, Ini Penjelasannya!

Flu Biasa
Sebenarnya, batuk yang menunjukkan gejala Covid-19 dan batuk biasa memiliki perbedaan yang bisa diamati.
Dikutip dari Medical News Today, Kamis(19/3/2020), batuk yang terjadi pada penderita Covid-19 dan flu/batuk biasa sama-sama terjadi di waktu yang cukup sering, sepanjang mereka sakit.
Tingkatannya, mulai dari batuk ringan hingga sedang.
Batuk yang terjadi pada orang yang menderita influenza, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sering kali terjadi secara tiba-tiba dan penderita akan sembuh dalam waktu relatif singkat, kurang dari 2 minggu.
Selain itu, batuk yang terjadi pada orang yang menderita flu akan disertai dengan pilek dan bersin-bersin, sebagaimana dituliskan dalam artikel Business Insider, 12 Maret 2020.
Sementara, penderita Covid-19 tidak mengalami itu.
Jadi, jika seseorang menunjukkan batuk yang disertai dengan pilek dan sebelum batuk dimulai dengan fase bersin, dimungkinkan ia terkena flu biasa.
• Dampak Pandemi Corona, Jokowi Tambah Dana Kartu Sembako jadi Rp 200 Ribu Selama 6 Bulan Kedepan

Covid-19
Direktur Klinis dari Patientaccess.com, Dr Sarah Jarvis menjelaskan, batuk merupakan ciri dari gejala terinfeksi virus corona jenis baru yang sudah bisa diketahui.
Batuk yang menandakan mengindikasikan seseorang menderita Covid-19 adalah:
Batuk kering yang terjadi terus menerus
Batuk kering terjadi setidaknya dalam waktu setengah hari.
Batuk ini tidak terjadi sesekali hanya karena Anda berdehem atau ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan.
Batuk ini adalah sesuatu yang baru dirasakan oleh penderitanya.
Artinya, bukan batuk seperti yang biasa dirasakan, misalnya karena seseorang terbiasa merokok kemudian sering batuk, dan sebagainya.
Batuk kering tidak berdahak.
Meskipun penderita batuk kering tidak bisa disebut 100 persen adalah penderita Covid-19.
Namun jenis batuk ini lebih berpotensi menjadi gejala Covid-19 daripada batuk basah yang menghasilkan dahak.
Disebutkan, 67,7 persen pasien yang terkonfirmasi sebagai penderita Covid-19 menunjukkan gejala batuk kering ini, sehingga tak jarang disebut sebagai gejala kunci.
Oleh karena itu, Anda yang mengalami batuk kering seperti ini disarankan untuk melakukan isolasi diri secara mandiri sebagai langkah preventif menularkan virus ke orang lain.
• Ilmuwan Swedia Ungkap Lima Kemungkinan Manusia Idap Hantavirus, Gejala Mirip Virus Corona
Gejala Covid-19 Pahami pula gejala terinfeksi virus corona dari hari ke hari.
Melansir dari Kompas.com yang mengutip Business Insider, berikut gejalanya:
Hari ke-1
Pasien umumnya mengalami demam.
Tubuhnya mungkin juga mengalami semacam kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering.
Ada pula yang mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.
Hari ke-5
Pada bebebara kasus, pasien umumnya mengalami kesulitan bernapas.
Kondisi ini biasanya terjadi pada mereka yang berusia lanjut atau memiliki riwayat penyakit lain sebelumnya.
Hari ke-7
Pada hari ke-7, menurut penelitian Universitas Wuhan, ini merupakan waktu rata-rata pasien masuk ke rumah sakit.
Hari ke-8 Pada pasien yang mengalami kondisi parah, sekitar 15 persen mengalami sindrom gangguan pernapasan akut.
Saat ini terjadi, cairan telah memenuhi paru-paru, dan sering kali berakibat fatal.
Hari ke-10 Ketika gejala memburuk, pasien akan dibawa ke ICU.
Biasanya, mereka mengalami gangguan pada bagian perut, dan kehilangan nafsu makan.
Pada rentang waktu ini, sebagian kecil meninggal, yakni 2 persen.
Hari ke-17 Setelah menjalani perawatan selama lebih kurang 2,5 minggu, pasien yang kondisinya membaik biasanya sembuh dan keluar dari rumah sakit.
Selain itu, ketahui langkah-langkah yang harus dilakukan jika Anda merasakan gejala mirip Covid-19.
Ikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
• Video: Kondisi Terkini Menhub Budi Karya Sumadi, Dokter RSPAD Gatot Soebroto Lepas Alat Pernafasan
Yuk follow Instagram Sriwijaya Post
Jangan lupa juga subscribe YouTube Channel SripokuTV