Gara gara Covid 19

Gara-gara Covid-19, Iran Marah Besar Pada Amerika

Perseteruan Iran dan Amerika Serikat tak kunjung usai dan bahkan makin memanas.

Kolase/Intisari
Ilustrasi Iran terdampak virus corona. 

"Kami tidak kekurangan musuh, para pejabat AS itu serakah dan pembohong," katanya.

"Mereka juga kejam, kami memiliki musuh yang melawan kami hari ini," jelasnya.

Khamenei menjelaskan bahwa AS berulang kali menawarkan bantuan pada Iran, namun mereka menolak bantuan itu.

"Beberapa kali AS menawarkan bantuan, mengendalikan virus tapi kami menuduhnya mereka yang menciptakan virus," katanya.

"Saya tidak tahu apakah itu benar, tapi aneh rasanya jika mereka membantu Iran," imbuhnya.

"Selain itu, Amerika saja kewalahan dalam menahan wabah ini, lalu bagaimana caranya mereka bisa memberikan kami bantuan," pungkasnya.

Saat ini Iran adalah negara di Timur Tengah paling terdampak akibat wabah Covid-19.

Jumlah infeksi di Iran sudah mencapai 20.000 orang, sebut pejabat kesehatan di Iran beberapa waktu lalu.

Lebih dari 1.500 orang tewas di Iran setelah terinfeksi Covid-19, dengan rasio kematian 1 orang setiap 10 menit.

Pemimpi tertinggi di Iran yang dijadwalkan berbicara pada perayaan tahun baru di Teheran telah dibatalkan akibat wabah menyerang negara tersebut.

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved