Virus Corona di Sumsel

HD Antisipasi Covid-19 Hingga ke Pemukiman Warga, Larang Kepala Daerah Dinas Luar Kota

Gubernur Sumsel Herman Deru (HD), terus gencar melakukan antisipasi mewabahnya Corona Virus Desease - 19 (Covid-19) di Sumsel.

Dokumen Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru saat melakukan penyemprotan Disinfektan, Minggu (22/3/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel Herman Deru (HD), terus gencar melakukan antisipasi mewabahnya virus corona atau Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Sumsel.

Bahkan di akhir pekannya, HD masih menyempatkan diri meninjau untuk melakukan pengawasan terhadap pendatang du sejumlah pintu masuk Sumsel.

Salah satunya gerbang Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Minggu (22/3).

Di gerbang Tol Palindra tersebut, HD tak segan turun langsung melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermal scanner baik terhadap masyarat yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus antar kota.

Menurut HD, peninjauan itu sekaligus untuk memastikan jika instruksinya terhadap pencegahan dan penanganan terhadap wabah Covid-19 telah betul-betul dijalankan.

"Bandara, stasiun, dan pelabuhan sudah melakukan upaya antisipasi. Bahkan sampai hari ini mereka masih rutin melakukan upaya tersebut. Saat ini saya ingin memastikan jika antisipasi itu dilakukan juga di gerbang konvensional seperti Jalan Lintas Timur, Jalan Lintas Tengah, termasuk juga gerbang Tol ini," kata HD.

Dia mengakui, upaya pengecekan menggunakan thermal scanner memang tidak bisa dilakukan 100 persen terhadap pengguna Tol yang masuk ke Palembang, namun upaya itu dinilai cukup meminimalisir mewabahnya Covid-19 di Sumsel.

"Data dari antisipasi di gerbang konvensional ini akan kita berikan kepada BPS agar dihitung dengan metode survey sehingga nantinya bisa diketahui apakah ada yang dicuriga atau lainnya," tuturnya.

Dikatakannya, upaya antisipasi tersebut jangan dijadikan ajang atraksi dan setor muka agar mendapatkan apresiasi masyarakat, namun upaya tersebut merupakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

"Ini aksi untuk menyelamatkan masyarakat dari wabah Covid-19. Harus dilakukan dengan hati nurani. Saya tekankan ini jangan dijadikan ajang atraksi untuk meminta pengakuan masyarakat," tegasnya.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved