Terungkap Fakta Dibalik Kabar Dettol Bisa Bunuh Virus Corona, Begini Penjelasan Pakar Virus, Hoaks!
viral foto kemasan botol Dettol yang menyinggung soal virus corona,Pasalnya, di belakang kemasan terdapat tulisan 'dapat membunuh virus corona'
SRIPOKU.COM - Baru-baru ini viral sebuah foto kemasan botol antiseptik Dettol yang menyinggung soal virus corona.
Pasalnya, di belakang kemasan botol Dettol itu terdapat tulisan 'dapat membunuh virus corona'.
Diketahui gambar tersebut viral setelah seorang pengguna media sosial mengunggahnya.
Di tengah kepanikan tentang mewabahnya virus corona atau covid-19, orang-orang pun menjadi ingin tahu dan juga membagikannya.
Hal tersebut pun menyebar bersama berbagai informasi tambahan yang menyesatkan.
Tak jarang warganet menganggap bahwa Dettol bisa mengatasi segala permasalahan virus corona yang kini telah menyebar ke ratusan negara.
Salah satu informasi menyesatkan yang beredar yaitu bahwa Dettol adalah obat untuk covid-19. Juga tentang ajakan untuk meminum Dettol agar terhindar dari infeksi virus tersebut.
• KRONOLOGI Dokter di Medan Meninggal Dunia Karena Virus Corona, Statusnya PDP 01 Sempat Diisolasi
• Penyebaran Makin Meluas, Begini Penampakan Virus Corona di Bawah Mikroskop, Bak Mahkota yang Berduri
Namun, benarkah demikian?
Nyatanya, hal tersebut tidaklah tepat atau keliru.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia, pun telah menyatakan bahwa kabar viral tersebut merupakan disinformasi.
Sementara itu, melansir Dailymail melalui Surya.co.id, pakar kesehatan memastikan bahwa informasi viral itu hanya kabar bohong alias hoax.
Produk Dettol bisa menangkap jenis virus, namun bukan spesifik merujuk pada covid-19.
Apa yang dimaksud dengan coronavirus dalam kemasan tersebut merupakan virus flu yang biasa menyerang manusia pada umumnya.
Untuk diketahui, coronavirus merupakan sebutan untuk kelompok atau kategori virus tertentu, corona virus Wuhan atau covid-19 hanya merupakan salah satunya saja.
"Harus diperjelas bahwa virus Wuhan hanyalah satu dari banyak jenis virus corona yang diderita manusia, sementara yang lainnya (pada umumnya) dikaitkan dengan flu biasa," kata pimpinan divisi Virologi dari The Francis Crick Institute, Dr. Jonathan Stoye.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/terungkap-fakta-dibalik-kabar-dettol-bisa-bunuh-virus-corona-begini-penjelasan-pakar-virus-hoaks.jpg)