Inilah Yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Jantung
Data WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa 45 persen dari seluruh kematian tersebut terjadi karena penyakit jantung dan pembuluh darah.
SRIPOKU.COM - Penyakit jantung merupakan momok yang ditakuti oleh banyak orang. Penyakit ini bahkan digolongkan menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia.
Data WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa 70 persen kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular, dan 45 persen dari seluruh kematian tersebut terjadi karena penyakit jantung dan pembuluh darah.
Hal ini membuat kita harus lebih sadar dalam mencegah penyakit jantung dengan melakukan gaya hidup sehat.
• Inilah 11 Faktor yang Bisa Jadi Penyebab Penyakit Jantung: Tekanan Darah Tinggi hingga Depresi
• Inilah Perbedaan Manfaat Air Kelapa dan Santan Kelapa, Salah Satunya untuk Mengatasi Pneumonia
• PSIS Semarang VS Arema FC - Dragan Djukanovic Sebut Arema Sebagai Tim Yang Berbeda
Upaya mencegah penyakit jantung
Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter, yaitu sebesar 1,5 persen.
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:
Provinsi Kalimantan Utara, DIY, dan Gorontalo menjadi wilayah dengan tingkat prevalensi yang paling tinggi.
Tingginya prevalensi tersebut membuat kita harus berhati-hati dan mulai melakukan langkah-langkah pencegahan penyakit jantung, antara lain:
Diet jantung sehat
Melakukan diet jantung sehat dapat membantu melindungi jantung kita, memperbaiki tekanan darah dan kolesterol, serta mengurangi risiko diabetes tipe-2.
Dalam diet jantung sehat, kita harus lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah, kacang-kacangan, daging dan ikan tanpa lemak, makanan olahan bebas lemak, serta biji-bijian utuh.
Sementara itu, batasi atau kurangi asupan garam, gula, karbohidrat olahan, alkohol, lemak jenuh (daging merah, produk susu penuh lemak), dan lemak trans (makanan cepat saji, keripik) agar jantung senantiasa sehat.
Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah tinggi menjadi faktor risiko utama penyakit jantung. Periksalah tekanan darah secara berkala agar bisa terus terkontrol.
Lakukan pemeriksaan ini setidaknya setahun sekali, namun jika memiliki riwayat darah tinggi maka kamu harus memeriksanya lebih sering. Kamu juga harus melakukan pola hidup yang benar untuk mengendalikan tekanan darah.
Menjaga kolesterol tetap normal
Kadar kolesterol yang tinggi bisa menyumbat arteri dan meningkatkan risiko terkena penyakit arteri koroner dan serangan jantung.
Untuk menjaga kadar kolesterol dan trigliserida tetap terkendali, maka kita harus melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin.
Perubahan gaya hidup dan obat-obatan mungkin akan direkomendasikan jika kita ingin menurunkan kolesterol.
Mengontrol kadar gula darah
Penyakit diabetes berpeluang meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung. Ini karena seiring berjalannya waktu, gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengendalikan jantung serta pembuluh darah.
Oleh sebab itu, penting untuk melakukan pemeriksaan diabetes secara rutin untuk mengendalikannya.
Menjaga berat badan normal
Kelebihan berat badan atau bahkan obesitas bisa menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe-2, yang semuanya dapat meningkatkan peluang terkena penyakit jantung.
Oleh sebab itu, penting untuk menjaga berat badan tetap dalam kisaran yang normal.
Kita dapat melakukan perhitungan indeks massa tubuh untuk menentukan apakah memiliki berat badan yang ideal ataukah tidak.
Jika kamu memiliki berat badan berlebih, cobalah untuk menurunkan berat badan. Penurunan berat badan dapat membantu mengurangi lemak dalam darah, menurunkan gula darah, dan mengurangi risiko diabetes tipe-2 sehingga terhindar dari penyakit jantung.
Berhenti merokok
Salah satu hal utama yang harus kita lakukan dalam mencegah penyakit jantung, yaitu berhenti merokok.
Bahan kimia dalam rokok tentu saja bisa merusak jantung dan pembuluh darah.
Di samping itu, asap rokok juga bisa mengurangi oksigen dalam darah sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung karena jantung bekerja lebih keras untuk memasok oksigen ke seluruh tubuh.
Oleh sebab itu, berhentilah merokok karena dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Bahkan bila kamu bukan perokok, hindarilah paparan asap rokok agar tidak menjadi perokok pasif.
Batasi minum alkohol
Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Selain itu, kebiasan ini juga bisa meningkatkan kalori ekstra pada tubuh sehingga berat badan bisa naik. Kedua kondisi tersebut dapat memicu terjadinya penyakit jantung.
Dalam mencegah penyakit ini, kita perlu membatasi konsumsi minuman beralkohol. Jika kamu seorang pria, jangan minum lebih dari 2 gelas alkohol per hari. Sementara, wanita, jangan minum lebih dari 1 gelas per harinya.
Rajin aktivitas fisik
Melakukan aktivitas fisik setidaknya 30-60 menit setiap hari dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
Aktivitas ini juga dapat membuat kita mengontrol berat badan sehingga mengurangi peluang untuk memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes yang dapat memicu penyakit jantung.
Kita dapat melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda. Pastikan tidak melakukannya secara berlebihan.
Tidur dengan cukup

Siapa bilang tidur tidak penting untuk kesehatan jantung? Perlu diketahui bahwa orang yang kurang tidur memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, serangan jantung, diabetes, dan hipertensi. Jadi, setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas.
Sebagian besar orang dewasa membutuhkan setidaknya 7 jam setiap malam untuk tidur. Aturlah jadwal tidur, serta patuhi kapan waktu untuk bangun dan pergi tidur di waktu yang sama setiap harinya. Buatlah suasana kamar nyaman sehingga lebih mudah untuk tidur.
Mengendalikan stres
Stres seringkali dikaitkan dengan penyakit jantung karena dapat meningkatkan tekanan darah. Stres yang ekstrem bahkan mampu memicu terjadinya serangan jantung.
Oleh sebab itu, kita harus dapat mengendalikan stres yang sedang alami. Terdapat beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengendalikan stres, yaitu meditasi, berolahraga, mendengarkan musik, menonton film komedi, berkumpul dengan teman, dan melakukan apa yang disukai.
Dengan melakukan berbagai upaya mencegah penyakit jantung tersebut, niscaya risiko terkena penyakit jantung bisa menurun.
Penting untuk melakukan langkah-langkah di atas dengan konsisten sehingga pencegahan yang dilakukan bisa efektif. Kita juga dapat berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan saran yang dibutuhkan. (Sumber: https://www.sehatq.com)
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://lifestyle.kompas.com/ dengan Judul:
Yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Jantung
Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-serangan-jantung4.jpg)