All England Open 2020
Siapa Tunggal Putra Terakhir Indonesia yang Sukses Juarai All England? Ini Jawabannya
Melihat ke belakang, Indonesia sebelumnya sangat dominan di era-era pemain seperti Liem Swie King, Rudy Hartono, Ardy Wiranata
SRIPOKU.COM - Tak bisa dipungkiri jika sektor tunggal putra merupakan salah satu sektor yang diharapkan untuk bangkit di ajang All England Open.
Hingga saat ini kita masih merindukan siapa yang akan meneruskan tongkat estafet untuk menjadi juara di ajang bulu tangkis tertua di dunia ini.
Melihat ke belakang, Indonesia sebelumnya sangat dominan di era-era pemain seperti Liem Swie King, Rudy Hartono, Ardy Wiranata, dan Hariyanto Arbi.
Di era itu Indonesia kerap meraih gelar juara hingga akhirnya tren bagus itu terhenti di tahun 1994.
Ya, sang smash 100 watt, Hariyanto Arbi menjadi tunggal putra terakhir Indonesia yang menjuarai All England.
• Hasil Undian All England Open 2020 - Tiga Wakil Indonesia Ketemu Lawan Berat
• TERPOPULER OLIMPIK - Drawing All England Open 2020 Hingga Mike Tyson Dipukuli Babak Belur
• All England Open 2020 - Hasil Undian Lengkap Para Wakil Indonesia,Ginting Vs Rasmus Gemke
Sebelum menjadi juara di tahun 1994, Hariyanto Arbi sukses menjadi juara di tahun 1993 usai mengalahkan rival senegaranya, Joko Suprianto.
Di tahun 1994, perjalanan Hariyanto Arbi sama susahnya seperti tahun sebelumnya.
Dia memulai petualangannya sebagai juara di tahun 1994 menghadapi tunggal putra asal Denmark, Jan Jorgensen di babak 32 besar (babak kesatu).
Hariyanto Arbi melenggang secara mulus dua gim langsung dengan skor 15-8, 15-6.
Perjalanannya berlanjut ke babak 16 besar (babak kedua) dengan menghadapi wakil asal Korea Selatan, Kim Hak-Kyun.
Laga ini terasa sulit karena Hariyanto Arbi harus melewati tiga gim untuk mencapai kemenangan. Dia menang 6-15, 15-13, 15-7.
Masuk ke babak perempat final, Hariyanto Arbi harus berhadapan dengan Rashid Sidek. Di sini Hariyanto Arbi tampil bak kesetanan dengan menghempaskan Sidek dua gim langsung dengan skor 15-1, 15-5.
Sayangnya di babak semifinal, dua wakil Indonesia harus saling bertarung. Ya, Hariyanto Arbi berhadapan dengan Alan Budikusuma.
Di babak semifinal, Hariyanto Arbi lebih superior dengan memenangi laga ini dua gim langsung dengan skor 15-5, 15-7.
Menjadi yang terkuat di section 1, Hariyanto Arbi harus berhadapan dengan Ardy Wiranata yang menjadi yang terkuat di section 2.