Liga Inggris

Pertandingan Penuh Drama, Polemik VAR Selamatkan Manchester United dari Kekalahan

Dengan bantuan blunder David de Gea, Everton memimpin duluan melalui gol kilat Dominic Calvert-Lewin pada menit ketiga.

Editor: Adrian Yunus
TWITTER.COM/MANUTD
Winger Manchester United, Daniel James, beraksi dalam laga Grup L Liga Europa melawan AZ Alkmaar di ADO Den Haag Stadium, Kamis (3/10/2019). 

SRIPOKU.COM - Polemik Teknologi VAR mewarnai momen Manchester United selamat dari kekalahan di Goodison Park, markas Everton, dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-28, Minggu (1/3/2020).

Manchester United pulang dengan hasil imbang 1-1 dari kandang Everton setelah melalui pertandingan penuh drama.

Dengan bantuan blunder David de Gea, Everton memimpin duluan melalui gol kilat Dominic Calvert-Lewin pada menit ketiga.

Bintang anyar United, Bruno Fernandes, menyamakan kedudukan saat laga memasuki setengah jam (31').

Drama terjadi ketika pertandingan memasuki menit tambahan waktu di babak kedua.

Tepatnya saat laga menginjak menit ketiga injury time, papan skor di televisi sempat berubah menjadi 2-1 buat Everton.

Jala kawalan De Gea bergetar setelah tembakan Calvert-Lewin yang mengenai Harry Maguire berbelok arah mengecoh sang kiper dan masuk ke gawang.

Pemain Everton berselebrasi, tetapi wasit Chris Kavanagh menganulir gol itu melalui tinjauan VAR.

Alasannya karena pemain Everton, Gylfi Sigurdsson, divonis terjebak offside saat tembakan Calvert-Lewin mengecoh De Gea.

Gelandang Islandia itu memang sedang duduk berselonjor tatkala peluang tersebut terjadi di hadapan De Gea.

Posisi Sigurdsson juga dinilai menghalangi pandangan kiper sehingga tak bisa melihat secara jelas arah luncuran bola.

Cerdiknya, Sigurdsson langsung refleks mengangkat kaki saat bola mengarah kepadanya, sehingga arah tembakan meluncur masuk ke gawang.

Tagar "VARchester United" pun membanjiri media sosial untuk menyindir keterlibatan teknologi pembantu wasit yang dianggap menguntungkan Setan Merah.

Protes berkecamuk dari kubu Everton dengan mengedepankan dua poin.

Pertama, pihak The Toffees yang diwakili pernyataan pelatih Carlo Ancelotti menilai Sigurdsson tidak menghalangi visi De Gea karena postur sang kiper saat berdiri jelas lebih tinggi dari Sigurdsson, yang tengah terduduk.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved