Pasca Relokasi PKL, Pasar Induk Nendagung Pagaralam Begini Kondisinya Sekarang

Kawasan pasar mulai bersih dan rapi dari lapak-lapak liar PKL yang selama ini membuat kawasan tersebut terlihat tidak teratur.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
sripoku.com/wawan
Tampak kondisi Pasar Induk Nendagung yang mulai bersih dan rapi pasca relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke kios, Rabu (26/2/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pasca upaya relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Induk Nendagung Kota Pagaralam, saat ini kawasan pasar mulai bersih dan rapi dari lapak-lapak liar PKL yang selama ini membuat kawasan tersebut terlihat tidak teratur.

Relokasi PKL dilakukan tim Pemkot Pagaralam ke gedung Pasar Induk Nendagung yang memang sudah disediakan kios-kios Pedagang.

Relokasi ini sempat ditentang oleh PKL, namun berkat pendekatan persuasif oleh tim dan sosialisasi dua bulan sebelumnya.

Akhirnya relokasi pedagang berjalan tanpa ada keributan.

Mimpi El Rumi Lihat Orang Tuanya Bersatu jadi Kenyataan, Putra Dhani & Maia Estianty Sampai Begini

Pantauan sripoku.com, Rabu (26/2/2020) menyebutkan, saat ini kondisi jalan dikawasan Pasar Induk yang selama ini menjadi lapak PKL saat ini mulai bebas dari lapak dan mulai rapi dan bersih.

Bahkan saat ini masih ada PKL yang dengan sadar membuka lapaknya sendiri.

PLT Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pagaralam, Mastullah, mengatakan relokasi pedagang kemarin berjalan lancar dan tidak ada keributan dari PKL.

"Relokasi berjalan lancar dan aman. Tim tidak mendapatkan kendala berarti. Bahkan sebelumnya pedagang yang ada sudah melakukan pembongkaran sendiri lapak mereka sebelum relokasi digelar," ujar Mastullah.

Usai relokasi ini petugas dari Sat Pol PP masih akan terus berjaga dilokasi agar tidak ada oknum PKL yang kembali menggelar lapak diluar gedung pasar.

Dicabut AS dari Daftar Negara Berkembang, Rupanya Indonesia Jadi Monster Dunia Mendepak Prancis!

"Kita akan terus menyisir lokasi ini sampai aktivitas pasar berhenti. Ini agar tidak ada oknum PKL yang jualan lagi diluar," ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini tim akan kembali menggelar rapat untuk menentukan batas waktu jam bongkar muat sayur di lokasi tersebut dan jam PKL pagi boleh menggelar lapak diluar.

"Tim akan rapat membahas batas waktu PKL pasar pagi masih boleh menggelar lapak. Jika batas waktunya belum ditentukan maka kita akan terus menyisir lokasi untuk melarang PKL menggelar lapak diluar," ungkapnya.

Sementara itu Kasi Bina Pasar Disperindagkop Pagaralam, Dian mengatakan, bahwa secara keseluruhan relokasi mulai menujukan hasil baik.

Namun masih ada saja pedagang yang main kucing-kucingan dengan petugas.

"Kita masih memberikan waktu sampai pukul 07.00 WIB pagi kepada PKL yang berjualan diluar.

Jika sudah lewat pukul 07.00 WIB semuanya tidak boleh lagi menggelar lapak diluar. Kita akan terus berupaya agar semua PKL tidak lagi berjualan diluar dari pagi sampai sore hari," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved