Breaking News:

Dongkrak Perekonomian Sumsel, Wagub Sumsel Mawardi Yahya Imbau OPD Mudahkan Perizinan

Dongkrak Perekonomian Sumsel, Wagub Sumsel Mawardi Yahya Himbau OPD Mudahkan Perizinan

Editor: Welly Hadinata
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020, di The Ritz Carlton, Pasific Place, SCBD Jakarta, Kamis (20/2/2020). 

 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020, di The Ritz Carlton, Pasific Place, SCBD Jakarta, Kamis (20/2/2020). 

Rakornas yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia ini mengusung tema "Peningkatan Investasi Bagi Indonesia Maju", Rakornas Investasi 2020 dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. 

Rakornas dihadiri hampir seluruh, Gubernur, Bupati, Walikota, Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) provinsi dan kabupaten/kota.

Sementara yang menjadi narasumber pada  Rakornas antara lain Menteri, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri BUMN, Kepala Kepolisian (Kapolri), dan Jaksa Agung.

Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo menekankan pentingnya investasi untuk membangun sebuah negara, mengingat Investasi memberikan arus modal masuk, terutama ke daerah-daerah yang menjadi pusat kegiatan usaha, sehingga modal tersebut akan menggerakkan perekonomian daerah. 

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBD yang porsinya hanya 23% dari PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia. Sisa 77%-nya ya digerakkan oleh pengusaha, investor,” katanya 

Terkait dengan Permasalahan izin atau regulasi di daerah yang banyak dikeluhkan investor harus diselesaikan, Ia pun mengaku kaget saat mengetahui adanya Rp 708 triliun investasi mangkrak yang belum terselesaikan. 

“Penyelesaian masalah investasi yang harus menjadi fokus pemerintah pusat dan daerah, Uang sebanyak itu sudah siap masuk, kok tidak dilayani,” tegasnya

Kendati demikian, Jokowi mengingatkan bahwa investor itu tidak hanya yang asing dan memiliki modal besar, namun UMKM maupun usaha perorangan, juga investor yang harus dilayani.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved