Pelajar SD di OKU yang Bikin Heboh Lantaran Diculik Terinspirasi dari Video Action, Ortu Minta Maaf
Kebohongan bocah SD yang mengaku menjadi korban penculikan di Baturaja baru terbongkar setelah 17 jam dibujuk oleh ibunya.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com,
SRIPOKU.COM.BATURAJA - Kebohongan bocah SD yang mengaku menjadi korban penculikan di Baturaja baru terbongkar setelah 17 jam dibujuk oleh ibunya.
“Sudah subuh tadi baru anaku, ngomong jujur kalau dio pura-pura diculik” terang Ny Fauziah (ibunda TOB bocah yang sebelumnya dikabarkan diculik—red).
Menurut sang ibunda, sejak pulang dari Mapolsek Baturaja Timur, TOB terus dibujuk agar menceritakan yang sebenarnya.
Ibu dua anak ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat OKU dan warga netizen yang sudah resah karena ulah puteranya yang pura-pura diculik.
• Polda Sumsel Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani Begini Kata Kapolda Sumsel
“Saya mohon dimaafkan karena putera saya sudah bikin gaduh, dia tidak diculik itu hanya karanganya saja,” terang Ny Fauziah sambil menunduk sedih.
Ibu dua anak ini berjanji akan lebih meningkatkan pengawasannya kepada puteranya.
Menurut Ny Fauzia, TOB merupakan harapan keluarga karena kakak TOB yang sulung kondisinya sakit serius meskipun umurnya sudah 12 tahun namun belum bisa berjalan.
Ide mengarang cerita jadi korban penculikan itu didapat TOB terinspirasi dari sering menonton video.
Walaupun sang ibu sudah membatasi anaknya bermain HP namun puteranya sering mencuri waktu untuk main HP.
Ibu dua anak ini menuturkan selama ini puteranya jujur, makanya dia tidak menduga puteranya akan mengarang cerita pura-pura diculik gara-gara takut kena marah sudah menghilangkan uang Rp 5000 untuk dimasukan ke kotak amal masjid.
Ny Fauziah menyakian dia dan suami tidak akan marah kalau puteranya jujur. Bahkan Fauziah mengatakan dirinya tidak akan memukul putranya hanya gara-gara masalah sepele.
Karena puteranya sudah membuat resah akibat kabar penculikan yang bohong-bohongan itu, Ny Fauziah dan suaminya Pipin Novriansyah membuat pernyataan permohonan maaf resmi.
Permohonan maaf itu disampaikan di halaman Mapolsek Baturaja Timur dihadapan Kabag Ops Polres OKU Kompol M Ginting dan Wakapolsek Baturaja Timur Iptu Yudi Anto SE serta Ruspa Irawan (RT tempat tinggal Pipin Novriansyah).
• Peserta Tes CAT CPNS 2020 di Prabumulih Hanya Punya Waktu 20 Menit Lantaran Listrik Padam 1 Jam
Kabag Ops dihadapan awak media menegaskan bahwa tidak ada kasus penculikan anak diwilayah hukum Polres OKU.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hoakscvulik.jpg)