Breaking News

Bikin Pilu, Belum Pasti Terinfeksi Virus Corona, Seorang Pejabat di Korea Utara Ini Ditembak Mati

Begitu petugas pemerintahan Korea Utara itu ketahuan pergi ke pemandian umum, dia segera diseret dan ditembak mati.

Kolase Daily Mail dan BBC
Bikin Pilu, Belum Pasti Terinfeksi Virus Corona, Seorang Pejabat di Korea Utara Ini Ditembak Mati 

Selain itu, pemerintah negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut juga memblokir lalu lintas internasional.

Mereka juga melaporkan telah melakukan tes untuk semua orang yang memasuki ibukota Pyongyang melalui jalan darat dan siapa saja yang hendak bepergian ke luar negeri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Terinfeksi Virus Corona, Pejabat Korea Utara Ditembak Mati Saat Masuk Pemandian Umum"

Masa Inkubasi 14 Hari Selesai, Adam Lega Bebas Dari Virus Corona

Baru-baru ini aksi kejam yang dilakukan oleh oknum petugas jadi kecaman.

Petugas komunitas di China memukuli anjing di jalanan sampai mati karena takut akan penularan Virus Corona.

Padahal, menurut WHO, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa Virus Corona bisa menjangkiti hewan peliharaan, termasukanjing dan kucing.

Namun masih saja ada beberapa orang yang percaya tanpa alasan bahwa anjing atau kucing bisa membawa Virus Corona.

Sebuah video viral di media sosial China memperlihatkan petugas komunitas memukuli anjing di jalanan.
Mereka memukuli anjing itu dengan tongkat kayu.

Satu video dibagikan oleh Chengdu Pet Adaptation Platform.

Dalam video itu terlihat anjing jenis Labrador hitam di Chengdu, Provinsi Chengdu dipukuli empat pekerja dari sebuah komunitas.

Anjing dipukuli di Chengdu
Anjing dipukuli di Chengdu (Daily Mail)
Anjing dipukuli di Chengdu
Anjing dipukuli di Chengdu (Daily Mail)

Organisasi perlindungan hewan itu berkata kejadian itu terjadi Selasa (11/2/2020) sore.

Anjing itu kabarnya tidak menyerang siapapun.

Anjing itu sedang menunggu pemiliknya di jalan ketika para petugas menyerangnya.

Saat pemiliknya sudah tiba, anjing itu sudah mati dan petugas yang memukulinya sudah pergi.

Video berbeda diambil di Yongjia, Provinsi Zhejiang.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved