Berdalih Dikendarai ke Muaraenim, Pria di Alang-alang Lebar Ini Justru Gadaikan Mobil yang Dirental

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi menyatakan telah menerima banyak laporan mengenai modus penggelapan mobil beberapa minggu ini.

sripoku.com/rere
Seorang pelaku penggelapan mobil rental ketika dimintai keterangan di Polda Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi menyatakan telah menerima banyak laporan mengenai modus penggelapan mobil beberapa minggu ini.

Hal itu ia sampaikan langsung hari ini di depan reskrim Jatanras Mapolda Sumsel, Sabtu (15/2).

Mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung mendalami kasus dan akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku penggelapan mobil.

Identitas tersangka bernama Arham (35) yang tinggal di kawasan Alang-Alang Lebar Kota Palembang.

Pemilik mobil,  Juwarsyah, melaporkan ke pihak kepolisian mengenai mobilnya dibawa kabur pada 14 Januari 2020.

Video: Gunakan Modus Menyewa Mobil, Arham Pelaku Penggelapan Mobil Diamankan

Juwarsyah mengaku mobil tersebut hendak dirental oleh pelaku selama lima hari ke Tanjung Enim.

Namun, setelah lima hari, pelaku tidak mengembalikan mobil dan semua nomor yang diberikan saat peminjaman tidak bisa dihubungi.

"Kita lalu mengetahui kondisi pelaku ini di daerah Jalan Soekarno Hatta Kota Palembang," kata Suryadi.

Kemudian, Unit 3 Jatanras bergegas ke TKP dan langsung melakukan penangkapan yang dipimpin oleh Kanit 3 Kompol Ariswanto.

Dari pengakuan pelaku, mobil telah digadaikan sebesar Rp 12 juta rupiah.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Input Data Sensus Penduduk Pukul 00.01, Yakin Kepala Daerah yang Pertama

"Mobil itu aku gadaikan untuk keperluan pribadi, aku gadaikan Rp 12 juta uangnya udah habis aku pakai," ucapnya di Jatanras Mapolda Sumsel.

Barang yang berhasil diamankan pihak kepolisian pun berupa 1 buah BPKB mobil dan 1 buah kwitansi pembelian mobil.

Dari hasil laporan korban pada 14 Januari lalu, korban mendapatkan kerugain sebesar Rp 67 juta rupiah.

Suryadi juga mengatakan untungnya mobil korban tersebut telah lunas, jika tidak maka masalah akan lebih panjang.

Kini korban diamankan di mapolda sumsel dengan hukuman yang akan dikenai kepada diri pelaku terjerat pasal 427 KUH PIDANA dengan ancaman 4 tahun penjara.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved