Berita Palembang

Dua Hari Terakhir Ini, Satres Narkoba Polrestabes Palembang Tangkap Tiga Orang Pengendar Sabu

Dalam kurun waktu dua hari Satres Narkoba Polrestabes Palembang berhasil menangkap tiga pengedar sabu di tempat berbeda di wilayah hukum Palembang.

Dua Hari Terakhir Ini, Satres Narkoba Polrestabes Palembang Tangkap Tiga Orang Pengendar Sabu
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Kasat Narkoba AKBP Siswandi beserta Kanitnya, saat menggelar ungkap kasus Tiga pengedar Narkoba kelas Kakap yang diringkus dalam kurun waktu dua hari, Rabu, (12/2), 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Dalam kurun waktu dua hari Satres Narkoba Polrestabes Palembang berhasil menangkap tiga pengedar sabu di tempat berbeda di wilayah hukum Polrestabes Palembang.

Ketiga pelaku yakni Syarifudin alias Udin (31) diamankan di depan rumah pelaku yang berada di Jalan Ki Marogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

Kemudian Andi Saputra (39) diamankan di dalam rumah pelaku yang berada di Jalan A Yani, Lorong H Umar, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang dan M Basid (43) diamankan anggota saat berada di rumah kontrakannya di Jalan Muhajirin, Lorong Khotib III, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang.

"Dalam kurun waktu dua hari yakni Senin (10/2) dan Selasa (11/2) anggota kita berhasil mengamankan ke tiga pengedar sabu di rumahnya masing-masing," Ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Siswandi di sela-sela press release, Rabu (12/2).

Lanjut Siswandi, ketiga pelaku berhasil ditangkap berkat informasi dari masyarakat yang menyatakan bahwa di rumah para pelaku sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.

Mendapatkan informasi tersebut anggota pun melakukan gerak cepat dengan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan ketiga pengedar sabu ini.

"Tidak hanya mengamankan para pelaku, anggota kita juga turut mengamankan barang bukti sabu. Bahkan dari salah satu pelaku anggota kita juga mengamankan barang bukti tiga butir ekstasi," katanya.

Dari tangan pelaku Udin anggota mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu seberat 4,05 gram sabu, satu buah celana pendek, satu buah ponsel merk Nokia dan satu buah motor merk Honda BeAT nopol BG 3409 XA.

Mayat Adam Sempat Tertutup Sampah Sebelum Ditemukan Mengapung di Sungai Komering

Pria di Ogan Ilir Kepergok Buang Pirek dari Kaca Mobil, Dilihat Petugas ada Sisa Narkoba Sabu-sabu

Polisi Sebut Truk yang Ditumpangi Puluhan Pelajar Masuk Jurang di Lahat, tak Laik Pakai

Sementara dari tangan pelaku Andi anggota mengamankan 12 paket sabu dengan total berat 14,92 gram, satu buah timbangan digital, satu bal plastik bening, satu buah sekop dari pipet sedotan plastik dan satu buah dompet coklat.

Sedangkan pelaku Basid anggota kita mengamankan barang bukti berupa empat bungkus sabu dengan berat 34,06 gram, 3 butir ekstasi logo kodok, satu buah timbangan digital, satu buah ponsel merk Nokia dan uang tunai Rp 500 ribu.

"Ketiga pelaku kita ancam dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 undang-undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara,"katanya.

Di tempat yang sama, Pelaku Basid mengakui perbuatannya telah mengedarkan barang haram tersebut.

"Ya benar itu barang saya, dimana saya dapatkan dari salah satu bandar lokal dan saya jual satu paketnya Rp 600 ribu," bebernya.

Dalam bisnis haram ini Basid mengaku sudah menjalaninya selama enam bulan terakhir ini.

"Saya sudah menjalani bisnis ini selama enam bulan terakhir dan keuntungannya sangat menjanjikan hingga bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari," tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved