UFC

Jon Jones Buka Peluang Rematch dengan Dominick Reyes karena Dinilai Kontroversial

Setelah pertandingan itu, banyak yang menyatakan bahwa Jones harusnya menerima kekalahan lantaran Reyes tampil lebih gemilang

Editor: Adrian Yunus
DOK. UFC
ILUSTRASI -- Duel antara Jon Jones dan Alexander Gustafsson di UFC 165, Sabtu (22/9/2013). 

SRIPOKU.COM - Petarung Amerika Serikat, Jon Jones, membuka peluang menggelar rematch kontra Dominick Reyes pada pertandingan selanjutnya.

Nasib baik menjadi milik Jon Jones ketika bertemu Dominick Reyes pada ajang UFC 247 di Toyota Center, Houston, Texas, AS, Minggu (9/2/2020).

Bertanding dalam lima ronde, Jon Jones dinyatakan menang atas Dominick Reyes melalui unanimous decision atau keputusan angka mutlak.

Dominick Reyes Mengaku Tak Gentar dengan Ketangguhan Jon Jones

Kuasai Kelas Berat Ringan, Jon Jones Incar Duel dengan Juara Kelas Berat

Titel Petarung MMA Terbaik dalam 1 Dekade Terakhir Jatuh ke Jon Jones

Ketiga juri memutuskan skor 48-47, 48-47, 49-46 untuk kemenangan Jones.

Hasil tersebut membuat petarung berusia 32 tahun mempertahankan gelar juara light-heavyweight (kelas berat ringan).

Setelah pertandingan itu, banyak yang menyatakan bahwa Jones harusnya menerima kekalahan lantaran Reyes tampil lebih gemilang.

Reyes tampil lebih dominan di ronde pertama sampai ketiga, sedangkan Jones peformanya mulai membaik di dua ronde sisanya.

Petarung berjulukan The Devastator itu bahkan mencatat serangan efektif dengan 119 kali lebih banyak daripada Jones yang meraih 107 pukulan.

Akan tetapi Jones unggul dalam hal takedowns ketimbang Reyes.

Dia hanya berhasil melakukan takedowns sebanyak dua kali dari sembilan percobaan, sedangkan Reyes tak sekali pun mencoba melancarkan gerakan itu.

Jones kemudian mengakui bahwa takedowns yang dibuatnya menjadi kunci kemenangan atas Reyes.

Selain terdapat protes dari beberapa pihak mengenai pertandingan melawan Reyes, Jones kemudian mengakui bahwa pintu rematch terbuka lebar.

Namun, rencana duel ulang akan diserahkan kepada para penggemar dan petinggi UFC.

"Adalah tugas saya untuk menerima tantangan terberat. Itulah nasibnya menjadi sang juara," kata Jones dilansir BolaSport.com dari MMA Junkie.

Petarung kelahiran New York ini kemudian menceritakan pengalaman masa lalunya tentang tanding ulang.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved