Disebut KDRT dan Ancaman Pembunuhan, Kakak Chelsea Olivia Dilaporkan ke Penjara, Mertua Turun Tangan
kakak kandung Chelsea Olivia, Christian Hansen Wijaya diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga ancaman pembunuhan kepada istirnya
Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Welly Hadinata
Disebut KDRT dan Ancaman Pembunuhan, Kakak Chelsea Olivia Dilaporkan ke Penjara, Mertua Turun Tangan
SRIPOKU.COM - Dikenal miliki keluarga yang harmonis, kabar tak sedap baru-baru ini justru menghampiri keluarga besae Chelsea Olivia.
Pasalnya, kakak kandung Chelsea Olivia, Christian Hansen Wijaya diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga ancaman pembunuhan kepada istrinya, Miki.
Pengakuan tersebut pertama kali diungkap oleh ibunda Miki, Pamela Susanti yang tak terima anaknya diperlakukan buruk oleh kakak Chelsea Olivia, Christian Hansen Wijaya.
Tak ingin Miki terus menerus mendapatkan kekerasan dari Christian Hansen Wijaya, Pamela pun melaporkan sang menantu ke Polda Metro Jaya.
Dalam laporannya Pamela menegaskan bila Christian Hansen Wijaya telah melakukan kekerasan terhadap Miki hingga mengancam pembunuhan.
Menurut keterangan Pamela, Christian Hansen Wijaya melakukan pengancaman akan membunuh Miki dan keluarganya termasuk anak-anak mereka.
Oleh karena itu, Pamela sangat menginginkan agar kakak ipar Glenn Alinskie itu dipenjara.
• VIRAL Pasangan Mesum di Tenda Pendakian Gunung, Aurat Wanita Terlihat, Fiersa Besari Beri Komentar
• Deretan Fakta Kronologi Meninggalnya Yanti Noor, Sakit Stroke hingga Dimakamkan di Dekat Chrisye
Keterangan terkait kasus yang melibatkan nama keluarga Chelsea Olivia itu diungkap oleh Pamela seperti yang tampak pada tayangan di kanal YouTube STARPRO Indonesia, pada Jumat (7/2/2020).
"Datang ke Polda ini, aku pengin melaporkan KDRT anak saya perempuan jadi korban dari suaminya (Christian Hansen Wijaya)," kata Pamela.
Pada saat itu, Pamela lantas menceritakan bila Christian Hansen Wijaya telah melakukan kekerasan dan mengancam pembunuhan pada keluarga Miki.
"Semoga, inginnya suaminya ditangkap, dipenjara karena dia sudah memukul, menendang, dan mengancam untuk membunuh anak saya dan membunuh keluarga dari Miki, ibunya semua keluarganya, '(ucapan Hansen) kalau saya ketangkap polisi, kamu akan mati'," ungkap Pamela.
"Dia akan bunuh anak-anaknya juga, anak-anak dari dia maksudnya," imbuhnya.
Guna melengkapi laporan, Pamela harus menunjukkan bukti visum kepada polisi.
Sayangnyam Miki sempat tak mau diajak visum meskipun sudah diminta oleh sang ibu pada Kamis (7/2/2020).