Sempat Ada TKA China, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muratara: Virus Corona di Sini Negatif

Virus corona yang tengah menyebar luas dari daratan China hingga ke beberapa negara termasuk Indonesia masih dikhawatirkan.

tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Kepala Dinas Kesehatan Muratara, Marlinda Sari monitoring ke Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Muratara 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Virus Corona yang tengah menyebar luas dari daratan China hingga ke beberapa negara termasuk Indonesia masih dikhawatirkan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menegaskan, virus yang sedang hangat dibicarakan ini belum terdeteksi di wilayah Muratara.

Meskipun di Muratara sempat ada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China, namun belum ada warga setempat yang mengeluh penyakit pneumonia akibat virus corona.

"Untuk sekarang belum ada warga kita yang terinfeksi penyakit itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Muratara, Marlinda Sari, Jumat (7/2/2020).

Peringatannya Dicap Bohong, Dokter Pertama yang Deteksi Virus Corona Meninggal, Nelangsa Istri Hamil

Meski belum terdeteksi, namun pihaknya tetap melakukan monitoring untuk mengantisipasi dan memastikan virus tersebut benar-benar tidak ada di Muratara.

Terkait antisipasi Virus Corona, Dinkes Muratara melakukan monitoring secara berkala dan berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

"Kami selalu koordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit, jika ada warga yang terinfeksi virus itu harus cepat-cepat kita atasi," katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muratara, Abdurrahman mengungkapkan, memang sempat ada sejumlah TKA asal China di Muratara.

Sejumlah TKA warga Tiongkok itu bekerja membangun jembatan untuk akses perusahaan tambang batu galena di wilayah Kecamatan Rawas Ulu.

Nyanyi Demi Galang Dana, Kesalahan Besar Rosa Meldianti Diungkap, Tahan Malu Suara Dihina Mirip Pria

Namun setelah masa kerja mereka habis, sejumlah TKA itu pulang kembali ke negara asalnya dan tidak lagi bekerja di wilayah Muratara.

"Sekarang sudah tidak ada lagi, kami sudah cek beberapa minggu yang lalu, mereka sudah pulang ke negara asalnya," kata Abdurrahman.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved