Berita Palembang

Bank Wakaf Mikro Resmi Dilaunching, Bisa Pinjam Modal Usaha tanpa Bunga dan Agunan

Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) melaunching Bank Wakaf Mikro yang dilakukan di hotel Novotel, Kamis (6/2/2020).

Bank Wakaf Mikro Resmi Dilaunching, Bisa Pinjam Modal Usaha tanpa Bunga dan Agunan
Tribunsumsel.com/Hartati
Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) melaunching Bank Wakaf Mikro secara resmi yang dilakukan bertepatan dengan serah terima jabatan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel yang dilakukan di hotel Novotel, Kamis (6/2/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) melaunching Bank Wakaf Mikro secara resmi yang dilakukan bertepatan dengan serah terima jabatan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel yang dilakukan di hotel Novotel, Kamis (6/2/2020).

Ketua Dewan Komisioner OJK RI Wimboh Santoso mengatakan Bank Wakaf Mikro (BWF) ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha tapi memiliki keterbatasan modal dan tidak bisa meminjam modal ke bank karena terbentur syarat dan kebijakan.

Masyarakat yang tidak memiliki jaminan atau agunan bisa mengajukan pinjaman, tidak ada pembukuan transaksi dagangannya, juga tidak ada NPWP juga bisa mendapat pinjaman modal.

Wimboh mengatakan bank wakaf merupakan bank yang dananya didapat dari wakaf masyarakat yang disalurkan berupa pinjaman modal ke masyarakat dan tidak boleh memungut bunga.

Karena dana yg didapat berupa wakaf maka besar kemungkinan pemberinya ikhlas dan tidak meminta imbalan lagi sehingga dana ini dipinjamkan ke masyarakat tanpa bunga.

Wimboh mengatakan keberadaan BWM ini diharapakan bisa menjadi solusi permodalan masyarakat yang ingin menambah usaha yang ada misalnya warung kelontong, kuliner atau usaha kecil lainnya agar tumbuh dan besar juga tidak sampai terlilit hutang.

Ayo Nonton Proliga Seri Ketiga 2020 di GOR PSCC Palembang, Tiketnya Rp 60 Ribu

Pilkada Muratara, Syarif Hidayat Pilih Pengusaha Sukses di Jakarta dan Devi Suhartoni Piih Ustaz

Pohon Tumbang Menutup Jalan, Akses Kendaraan Menuju Banding Agung Ranau Sempat Tertutup

"Selama ini kan masyarakat lebih memilih meminjam uang ke rentenir karena mudah tapi negatifnya bunga mencekik. Oleh sebab itu hadir BWM sebagai solusi keuangan dan ayo bersama-sama siapa saja yang menjadi donatur dan ingin berwakaf dipersilahkan,"ujarnya.

Karena bank ini modalnya dari wakaf maka dana yang bisa disalurkan ke masyarakat juga terbatas. Pembiayaan awal Rp 1 juta yang bisa dikembalikan dalam waktu satu tahun atau dicicil Rp 26 ribu per hari. Wimboh mengatakan pengembalian dana ini tidak sulit karena kecil dan bisa disisihkan dari pendapatan.

Jika pengembalian pembiayaannya lancar maka nilai pinjaman bisa naik menjadi Rp 2-5 juta. Tapi di atas Rp 5 juta kita dorong agar mendapat pembiayaan mikro.

Caranya kita bantu agar memenuhi syarat pembiayaan perbankan sehingga usahanya bisa lebih besar dan berkembang.

Wimboh menargetkan BWM tumbuh sebanyak-banyaknya tahun ini kalau bisa lebih dari 100 bank sehingga semakin besar manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

Lima Bank Wakaf Mikro ini modal awalnya diberikan pemerintah Provinsi Sumsel dan selanjutnya diharapkan akan lebih banyak wakaf mikro lainnya yang tumbuh dengan donatur yang semakin banyak pula. Di Palembang Bank Wakaf Mikro ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Auilia Cendikia.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved