Kakak Beradik di Palembang, Curi Motor di Masjid Korban Lagi Salat Motor Dibawa Kabur

Baru bebas dari penjara kakak beradik di Palembang, Holim Agus Saputra (19) dan Dedi Permana Wijaya (32), kembali berurusan dengan polisi.

Kakak Beradik di Palembang, Curi  Motor di Masjid Korban Lagi Salat Motor Dibawa Kabur
SRIPOKU.COM / M Ardiansyah
Tersangka ketika berada di IGD RS Bhayangkara Palembang setelah ditembak anggota Polsek Kemuning Palembang, Rabu (5/2/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Baru bebas dari penjara kakak beradik di Palembang, Holim Agus Saputra (19) dan Dedi Permana Wijaya (32), kembali berurusan dengan polisi.

Kasus curanmor, kembali mereka lakukan, sehingga harus berurusan dengan pihak berwajib kembali.

Bahkan Polsek Kemuning Palembang, sempat menembak pelaku.

Residivis kasus curanmor ini, terpaksa ditembak karena berusaha melawan ketika ditangkap di kawasan Jalan R Sukamto Palembang, Rabu (5/2/2020).

Dari pengakuan tersangka, bila mereka sengaja berkeliling mencari motor di masjid untuk menjadi mangsa ketika orang sedang melaksanakan salat.

Melihat ada motor sedang parkir di masjid Al Ikhlas yang berada di Jalan Bali – Rawasari RT 027 RW 010 Kelurahan 20 Ilir DII Kecamatan Kemuning Palembang, Selasa (4/2/2020).

Nama-nama Peraih Nilai Tertinggi Tes CPNS di Muaraenim, Satu Diantaranya Penyandang Disabilitas

 

Warga di Prabumulih Sempat Gempar, Lihat Anak Harimau Masuk Desa, Ternyata Macan Akar

"Ketika korban masuk, kami langsung eksekusi motor korban. Motor langsung kami bawa lari," ujar Holim sambil meringis kesakitan.

Korban yang kehilangan motornya saat sedang salat, memutuskan untuk melapor ke Polsek Kemuning Palembang.

Dari laporan tersebut, dilakukan penyelidikan.

Dari rekaman CCTV, terlihat tersangka Holim yang sedang mengeksekusi motor milik korban.

Keduanya yang diketahui berada di kawasan R Sukamto Palembang, langsung dilakukan penangkapan terhadap keduanya.

Karena berusaha melawan, akhirnya keduanya harus dilumpuhkan dengan tembakan.

"Motor aku jual seharga Rp 2,3 juta. Uangnya sudah habis kami belikan sabu, main game online dan poya-poya," ungkapnya.

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert Sihombing menuturkan, kedua tersangka ini merupakan kakak beradek tiri dan baru benda tiga bulan lalu karena kasus yang sama.

"Dari rekaman CCTV, jadi pelaku dapat kami kenali dan mengarah kepada kedua tersangka. Belum sampai 24 jam, keduanya berhasil kami tangkap dan terpaksa dilumpuhkan karena berupaya kabur ketika akan ditangkap," ujarnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved