Abdikan Keilmuan ke Masyarakat, Dosen Poltekpar Wajib Setahun Dua Kali Buat Karya Ilmiah Pariwisata

Dosen Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang dituntut untuk melakukan terobosan-terobosan cerdas dalam pengembangan ilmu kepariwisataan.

sripoku.com/odi
Zulkifli saat menghadiri Workshop Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Digital dan Terpublikasi di Hotel The Alts Palembang, Rabu (5/2/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dosen Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang dituntut untuk melakukan terobosan-terobosan cerdas dalam pengembangan ilmu kepariwisataan.

Maka itu, kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini memberikan tugas kepada para dosennya agar melakukan penelitian ilmiah tentang pariwisata setiap satu semester sekali.

Direktur Poltekpar Palembang, Zulkifli Harahap, mengatakan sebanyak 50 dosen Poltekpar dituntut menelurkan karya ilmiah tentang pariwisata setiap semesternya.

Penelitian yang dilakukan para dosen dibagi menjadi tiga penelitian yakni individu, kelompok dan kampus.

Wazanazi Wahid-Hairul Bakal Maju Pilkada Musirawas Lewat Jalur Independen

"Jadi kegiatan ini untuk memotivasi dosen Poltekpar agar terbiasa menulis dan melakukan penelitian.

Karya ilmiah ini manfaatnya terhadap individu dosen, masyarakat dan kampus," ujarnya usai menggelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Digital dan Terpublikasi di Hotel The Alts Palembang, Rabu (5/2/2020).

Ia menjelaskan, para dosen di sana tak hanya melakukan penelitian pariwisata di Palembang saja.

Para tenaga pendidik ini disebar ke berbagai wilayah seperti OKU Selatan, Pagaralam hingga ke Provinsi Bangka Belitung.

Melalui hasil penelitian tersebut, Poltekpar Palembang berharap hasil penelitian ini dapat diabdikan ke masyarakat dan bisa merubah kebijakan kepariwisataan di Sumsel.

Derita Terus Menjerat Nikita Mirzani, Eks Dipo Diam-diam Frustasi, Nyai Diramal Telan Pil Pahit!

"Jadi, penelitian ke masyarakat ini diharapkan benar-benar dibutuhkan untuk merubah kebijakan pariwisata dan kemajuan pariwisata Sumsel," harapnya.

Selain melakukan penelitian ke masyarakat, Zulkifli menyebut hasil penelitian para dosen Poltekpar juga diwajibkan melakukan publikasi ke internasional agar karya mereka dapat menjadi acuan dan kebijakan pemerintah dalam dunia pariwisata.

"Kami ingin penelitian ini dibaca dunia.

Hasil penelitian juga jajaki ke pemerintah untuk menawarkan kemajuan pariwisata," ungkap Zulkifli.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved