Rekon Pembunuhan Driver Taksol
BREAKING NEWS: Polrestabes Palembang Gelar Rekon Tersangka Pembunuhan Driver Taksol Ruslan Sani
Pembunuhan terhadap seorang driver taksol bernama Ruslan Sani adegan rekonstruksinya sedang digelar Polrestabes Palembang.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polrestabes Palembang menggelar adegan rekonstruksi atas peristiwa tewasnya seorang driver taksi online (taksol) bernama Ruslan Sani beberapa waktu yang lalu.
Di halaman Polrestabes Palembang Selasa (4/2/2020), dua tersangka bernama Iwan dan Sulaiman sudah dihadirkan dengan mengenakan kaos tahanan Porlestabes Palembang.
Informasi awal yang dihimpun sripoku.com, adegan rekonstruksi ini akan berisikan 33 adegan.
Kedua tersangka tampak dikawal ketat oleh anggota polisi.
Sementara adegan mayoritas digelar di dalam mobil.
Sejauh ini, adegan rekonstruksi baru saja digelar.
• Butuh Waktu Sejam,Begal di Musirawas Rampas 2 Motor Korbannya, Pelaku Bawa Senjata
Beberapa waktu yang lalu, warga Kompleks Perumahan Griya Asri Gandus Palembang dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria di kompleks perumahan tersebut, Sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 22.00.
Tak lama berselang warga setempat kembali dihebohkan dengan penangkapan seorang pria tak dikenal yang mengemudikan mobil Toyota Avanza warna hitam BG 1442 RP.
Diduga, status mayat yang jadi korban begal ini adalah seorang driver taksi online. Hal tersebut diketahui dari identitas yang ada di tubuhnya ketika berada di Ruang Forensik RS Bhayangkara Palembang.
• Amankan Natal dan Tahun Baru di Jalintim Polres Muba Siapkan Tim Khusus Tangani Begal
Korban diketahui bernama Ruslan Sani (43) warga RSS-C Griya Harapan Blok 3 E Kecamatan Sako Palembang.
Ia ditemukan warga sudah bersimbah darah.
Pantauan dari kondisi tubuhnya, terdapat beberapa lubang di bagian rusuk kiri yang diduga bekas tikaman pisau.
Sebelumnya, warga Komplek Perumahan Griya Gandus Palembang, dibuat heboh dengan ditemukannya tubuh Ruslan dalam keadaan bersimbah darah.
• Ditembak karena Melawan, Pelaku Begal Istri Danramil MLM Terhuyung-huyung Sambil Menahan Sakit
Oleh warga, korban langsung dibawa ke RSUD Gandus untuk mendapat pertolongan.
Namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.