Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi, Masyarakat Korban Penipuan Online Cukup Lapor Lewat Website Ini

Di website ini masyarakat bisa melaporkan penipuan yang dialami tanpa harus mendatangi kantor polisi.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Masyarakat yang menjadi korban penipuan online bisa melapor ke website patrolisiber.id milik Siber Bareskrim Mabes Polri. 

Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi, Masyarakat Korban Penipuan Online Cukup Lapor Lewat Website Ini

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Masyarakat yang menjadi korban penipuan online, saat ini tidak perlu lagi mendatangi kantor polisi untuk melaporkan penipuan tersebut.

Siber Bareskrim Mabes Polri, sudah membuat website pengaduan dan juga tips serta trik bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan online.

Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Anton Setiyawan melalui Kasubdit Siber Ditreskrimsus Kompol Adi Setiawan menuturkan, masyarakat yang menjadi korban penipuan online bisa melapor ke website patrolisiber.id milik Siber Bareskrim Mabes Polri.

Di sini, masyarakat bisa melaporkan penipuan yang dialami tanpa harus mendatangi kantor polisi.

Modus Baru Penipuan PNS, Guru Perempuan di Cianjur Ini Korbannya, Sudah Datang Jauh-jauh Uang Hilang

"Di website ini, nantinya terdata semua. Sehingga, memudahkan masyarakat untuk melaporkan penipuan yang dialaminya tanpa harus mendatangi kantor polisi. Meski melalui website, tetapi laporan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan analisis hingga penyelidikan," ungkap Adi, Selasa (21/1/2020).

Website patrolisiber.id milik Siber Bareskrim Mabes Polri ini, mengakomodir seluruh laporan yang berbau IT. Seluruh laporan se Indonesia akan masuk dan akan dikumpulkan berdasarkan modus-modus yang digunakan pelaku untuk melakukan penipuan.

Selain mempermudah masyarakat untuk melapor, juga membuat wakyu masyarakat menjadi singkat untuk melaporkan penipuan online yang dialaminya. Karena, di patrolisiber.id ini bisa langsung menerima laporan masyarakat mengenai kejahatan dunia maya.

"Kami harapkan, masyarakat yang menjadi korban penipuan online bisa melapor di website patrolisiber.id. Melapor di website ini, sama saja melapor ke kantor polisi. Hanya saja, waktunya lebih singkat dan hanya menggunakan ponsel pintar," ungkapnya.

Huni Rumah Mewah di Indonesia, Puluhan WNA China Jadi Sindikat Kasus Penipuan, Begini Aksi Modusnya!

Seperti terdata di website patrolisiber.id jumlah laporan polisi yang dibuat masyarakat melalui patrolisiber.id sepanjang 2019 hingga Januari 2020 antara lain:

  • Penipuan online sebanyak 1.617 kasus,
  • Penyebaran konten provokatif sebanyak 1.679 kasus,
  • Pornografi sebanyak 364 kasus,
  • Akses ilegal sebanyak 248 kasus,
  • Perjudian sebanyak 35 kasus,
  • Pemerasan sebanyak 132 kasus,
  • Pencurian data atau identitas sebanyak 143 kasus,
  • Peretasan sistem elektronik sebanyak 148 kasus,
  • Intersepsi ilegal sebanyak 3 kasus,
  • Pengubahan tampilan situs sebanyak 4 kasus,
  • Gangguan sistem sebanyak 9 kasus,
  • Manipulasi data sebanyak 114 kasus.

Total laporan yang terdata secara keseluruhan sebanyak 4.586 kasus.

Sedangkan, untuk total aduan dari masyarakat terdata sebanyak 1.636 kasus dengan total kerugian Rp 50,46 miliar.

"Silahkan kunjungi website ini, tidak hanya laporan saja. Ada juga trik dan tips dari kepolisian untuk menangkal penipuan online, phising maupun lainnya," pungas Adi. (M Ardiansyah)

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved