Wali Murid Berjam jam Tunggu Anak Pulang Sekolah Bikin Macet Jalan di Palembang, Pelajar Ikut Kesal

Bukan hal yang baru jika melihat sejumlah kendaraan roda empat milik wlai murid berjam-jam parkir di tepi jalan menunggu anaknya pulang sekolah.

dok. sripoku.com
Penumpukkan kendaraan pribadi terjadi di Jalan jenderal Sudirman KM 4 Palembang saat jam pulang sekolah. Foto diambil beberapa waktu yang lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kemacetan sudah menjadi kendala di berbagai penjuru tempat di Palembang. Hal ini membuat sejumlah pelajar kesal.

Salah satu penyebabnya adalah kendaraan roda empat milik oknum wali murid ketika mengantar dan menjemput anaknya sekolah.

Di saat arus lalu lintas sedang padat-padatnya, di sejumlah sekolah tampak belasan mobil terkadang masih parkir di area terlarang.

Banjir Bandang di Lahat 10 Rumah Hanyut, Ketinggian Air 2 Meter Sebabkan Jalan Macet Hingga 1 KM

Penelusuran sripoku.com Sabtu (18/1/2020), parkir kendaraan di salah satu sekolah yang ada di Jalan Kolonel Haji Barlian merupakan satu dari sekian kawasan yang kerap macet disebabkan karena mobil parkir di tepi jalan.

Di saat jam masuk dan pulang sekolah, akan sangat mudah melihat belasan mobil parkir di tepi jalan.

Pun begitu dengan kawasan sekolah di Jalan Jenderal Sudirman, di momen-momen yang sama, belasan kendaraan akan parkir.

Kondisi semakin diperparah karena terkadang ada oknum driver transportasi online ikut mangkal.

Amanda Nurhalizah, salah satu pelajar di SMAN 16 Palembang mengatakan bahwa, ia sering sekali melihat wali murid yang nungguin anaknya di pinggiran sekolah.

Pemandangan itu dianggapnya sangat mengganggu lalu lintas di sekolah.

"Sebenarnya suka kesel sendiri karena kan kalo kita udah pulang otomatis padet banget. Nah, ditambah lagi sama wali murid yang nungguin anaknya di pinggir-pinggir gerbang sekolah.

Pokoknya ngga banget deh, juga menurutku satpam yang ada di sekolah bisa lebih tegas buat menegur para wali murid," tuturnya.

Atasi Kemacetan di Jam Sibuk, Satlantas Polrestabes Uji coba Satu Arah di Jalan Rudus Palembang

Sama halnya dengan yang dikatakan oleh Dwi Annisa Putri, siswi dari SMA Muhammadiyah 6 Palembang.

Ia mengatakan bahwa, kemacetan sangat tidak bagus dan termasuk hal yang tidak diinginkan saat pergi atau pulang dari sekolah.

“Karena macet ini, banyak terjadi masalah-masalah yang berdampak pada masyarakat, terkhusus pelajar yang bisa terlambat buat pergi ke sekolah.

Ini disebabkan oleh pengendara di jalan raya yang gak mau mengalah sampai terjadi kecelakaan dan juga banyak kendaraan yang parkir sembarangan di pinggir jalan,” ujarnya.

Muhammad Haikal Nagib, siswa asal SMA Plus Negeri 17 Palembang ini berpendapat bahwasanya, kemacetan sepulang sekolah itu disebabkan wali murid yang tidak teratur dalam parkir dan juga anaknya yang betele-tele ketika pulang sekolah.

"Saya sangat jenuh dengan kondisi pada saat jam pulang sekolah, dikarenakan pada saat jam pulang sekolah banyak wali murid yang membawa kendaraan roda empat dan parkir sembarangan.

Seharusnya hal itu tidak dilakukan, dan juga sekolah sebaiknya turut serta dalam menyediakan fasilitas parkir yang lebih baik, serta petugas yang dapat mengatur jika terjadi kemacetan di area sekolah," ungkapnya.

Penulis: anisa rahmadani
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved