Kakek Bastari Meninggal

Mayat Perampok Kakek Bastari Masih di RS Bhayangkara, Keluarga belum Ada yang Datang

Seorang perampok tewas pasca terkena tembakan Tim Hunter Polrestabes Palembang. Hingga saat ini, mayatnya masih di RS Bhayangkara Palembang.

Tayang:
Editor: Refly Permana
handout
Kapolrestabes Palembang memperlihatkan senjata api yang diduga digunakan perampok kakek Bastari melawan polisi saat ditangkap. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelaku perampokan terhadap Abas alias Bastari (58) pada 14 september 2019 lalu berhasil dibekuk Unit Hunter Polrestabes Palembang dini hari, Sabtu(18/1/2020).

Diketahui, pelaku bernama Alam (26) terpaksa ditembak oleh pihak kepolisian Unit Hunter lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap.

Penangkapan yang dilakukan dibawah pimpinan Iptu M. Tohirin SH MH dan Aipda Agus Akbar SH itu berlangsung mencekam lantara Alam melakukan perlawanan.

Namun, dirinya terkena tembakan aparat kepolisian, tepatnya di bagian dada.

Sempat menjalani perawatan, Alam kini tewas.

Pria Tangguh Bernama Bastari Itu Kini Telah Tiada, Sebatang Kara Berjuang Hidup Jadi Kuli Panggul

Sampai saat berita ini diturunkan, tepatnya sekitar pukul 14.00, mayat Alam masih di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang.

Informasi yang dihimpun sripoku.com dari lapangan menyebut belum ada keluarga Alam yang datang.

Barang bukti yang didapatkan pihak kepolisian berupa 1 pucuk senjata api rakitan warna putih, empat butir amunisi Caliber 9 ml yg terdiri dari 3 butir amunisi yang masih aktif dan satu satu butir selongsong amunisi Cal 9 ml yangg sudah ditembakkan.

Ada juga sebila senjata tajam jenis pisau cap garpu bergagang kayu dan bersarung kulit warna coklat.

Kini pihak kepolisian akan masih terus mengembakan kasus ini lantaran menurut pihak kepolisian pelaku telah berkali kali melakukan tindak kejahatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved