Warga Desa Gunung Kembang Lahat Sudah Lelah, Sejak 1972 Kerap Dilanda Banjir

Sejak 1972, banjir kerap kali melanda warga Desa Gunung Kembang Lahat. Mereka sudah lelah, berharap segera menjadi perhatian Pemkab Lahat dan Pemprov.

Warga Desa Gunung Kembang Lahat Sudah Lelah, Sejak 1972 Kerap Dilanda Banjir
sripoku.com/ehdi amin
Rumah terendam banjir bandang di Lahat. 

Laporan wartawan Sripoku.com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Sekitar dua hari lalu, sejumlah desa di Lahat diterpa bencana banjir bandang. Banjir bandang di Lahat ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam periode akhir tahun lalu hingga Januari 2020.

Salah satu desa yang tak luput dari bencana tersebut adalah Desa Gunung Kembang. Malah, sejak tahun 1972, lokasi yang berada di Kecamatan Kikim Timur ini kerap dilanda banjir.

Namun, yang baru saja terjadi merupakan yang terparah.

Banjir Bandang Sapu Satu Keluarga, Anak Usia 4 Tahun Lepas dari Gendongan

Maka dari itu, warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat menginginkan relokasi.

"Sudah sering banjir.

Tapi, banjir bandang kemarin yang paling parah. Soalnya, sejumlah rumah sampai sampai tenggelam, "cerita Fii (72), salah satu warga setempat.

Sementara itu, saat menerima kunjungan anggota DPRD Sumsel, Dapil 7 Warga berharap pemerintah merelokasi warga ketempat yang aman. "Akan kita sampaikan ke Pemprov dan Pemkab Lahat. Kalau warga mau relokasi. Namun, rencana tersebut harus didukung,"Ujar Saifudin Aswari Riva'i, SE, aggota DPRD Sumsel, saat mengunjungi Desa Gunung Kembang. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved